Jalan Ditutup Jembatan Buk Wedi Pasuruan Hingga 30 Nov 2026
Gambar atau konten salah?
Perbaikan Jembatan Buk Wedi di Jalan Ir H Juanda, Kota Pasuruan sudah dimulai. Pekerjaan ini berada di jalur pantura Surabaya‑Banyuwangi dan berencana selesai pada 30 November 2026. Karena jembatan harus dinaikkan, seluruh jalan ditutup total. Penutup total ini diperlukan agar ruang cukup bagi mobilisasi alat berat dan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan selama konstruksi.
Selama periode ini, semua kendaraan, baik dari arah Banyuwangi maupun Surabaya, dialihkan ke Jalur Lingkar Selatan (JLS) Kota Pasuruan. Jalur alternatif ini meliputi Jalan Gatot Subroto, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Untung Suropati, Jalan Setiabudi, Jalan KH Hasyim Ashari, dan menembus Pertigaan Blandongan.
Menurut Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota AKP Amrullah Setiawan, kendaraan besar dari Surabaya diarahkan ke JLS di Pertigaan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo. Sementara kendaraan pribadi dan roda dua dapat masuk kota lalu diarahkan ke JLS lewat Jalan Balai Kota, Jalan Wahidin Sudiro Husodo, menembus Perempatan Purutrejo dan mengambil arah kiri menuju Probolinggo.
“Untuk dari arah Probolinggo, semua kendaraan diarahkan ke JLS di Pertigaan Blandongan,” terangnya, Rabu 08 April 2026. Selain lewat JLS, kendaraan roda empat ke atas juga dapat memilih lewat jalan tol. Mereka dapat masuk lewat Gerbang Tol Bangil, Gerbang Tol Rembang atau Gerbang Tol Pasuruan, menembus Gerbang Tol Grati. Pengendara dari arah Malang menuju Probolinggo atau sebaliknya dapat memilih alternatif Perempatan Warungdowo ke arah timur menembus Rejoso atau Ngopak.
Akibat pengalihan arus, terjadi penumpukan kendaraan di beberapa titik, termasuk Pertigaan Blandongan, Pertigaan Bulu, dan Pertigaan Kebonagung. Situasi pagi di seputaran Pertigaan Blandongan, petugas Satlantas, Polsek Bugul Kidul, dan Dishub Provinsi Jatim bahu‑membahu mengurai kemacetan,” terang Kepala UPT P3 LLAJ Dishub Jatim, Yulianto.
Jembatan Buk Wedi juga pernah hampir terendam saat Sungai Petung meluap. Ketika banjir mencapai 20 sentimeter, jalan ditutup dan kendaraan dialihkan. Setelah banjir surut, petugas harus membersihkan lumpur agar tidak licin.
Dengan semua langkah ini, pemerintah daerah berusaha memastikan proses perbaikan berjalan aman dan terkoordinasi, meski menimbulkan gangguan lalu lintas sementara. Pekerjaan akan berakhir pada 30 November 2026, setelah jembatan selesai dinaikkan dan jalan kembali terbuka untuk publik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
