Jasa Tirta I Flushing Wungku Wlingi & Lodoyo 18-23 Mei
Gambar atau konten salah?
Perum Jasa Tirta I akan melakukan flushing atau penggelontoran dua bendungan Wlingi dan Ludoyo Kabupaten Blitar. Proses ini dijadwalkan berlangsung dari 18 hingga 23 Mei 2025.
Flushing atau penggelontoran adalah proses mengalirkan air melalui bendungan untuk menghilangkan sedimen dan menjaga kapasitas bendungan. Prosedur ini rutin dilakukan setiap tahun agar bendungan tetap berfungsi optimal.
Dua bendungan yang akan dibersihkan adalah Bendungan Wlingi Raya, yang terletak di Desa Tumpang, Kecamatan Talun, dan Bendungan Serut, yang berada di Desa Gogodeso, Kecamatan Kanigoro.
Arief Satria Marsudi, Kepala Sub Divisi PSDA Brantas 1 Perum Jasa Tirta I, menjelaskan bahwa perusahaan telah melakukan koordinasi dengan berbagai elemen masyarakat dan instansi pemerintah sebelum pelaksanaan flushing dimulai. Koordinasi melibatkan dinas terkait dan stakeholders lainnya.
"Pelaksanaan flushing waduk Wlingi dan Lodoyo adalah agenda penting tahunan dalam rangka menjamin keberlangsungan fungsi bendungan, keberlanjutan pembangkitan listrik di PLTA Wlingi, PLTA Lodoyo dan PLTM Lodagung, serta kelancaran pasokan air daerah irigasi. Kami juga memerlukan dukungan penuh dari seluruh pihak untuk memastikan bahwa seluruh kebutuhan tata air masyarakat telah terakomodasi dengan baik dalam skenario operasional kami."
Arief juga menyebutkan bahwa flushing akan menurunkan elevasi muka air Sungai Brantas di hulu Waduk Wlingi dan Lodoyo secara signifikan. Selain itu, di hilir waduk, terjadi potensi peningkatan debit dan kekeruhan air.
Untuk mengatasi potensi risiko, Perum Jasa Tirta I akan menutup sementara jalan akses lintas Bendungan Wlingi dan Bendungan Serut Lodoyo pada 18 hingga 23 Mei 2026. Penutupan ini sudah dikoordinasikan dengan Balai Besar Wilayah Sungai Brantas, TNI/Polri, OPD terkait, Camat, dan Kepala Desa wilayah terdampak.
"Kami berharap warga area Blitar, Tulungagung hingga Kediri untuk menghindari berkegiatan di bantaran dan menjaga jarak aman dari aliran Sungai Brantas mengingat potensi derasnya arus air. Kami himbau warga juga meningkatkan kewaspadaan guna menjaga keselamatan bersama selama kegiatan flushing berlangsung," tutupnya.
Operasi flushing ini penting untuk menjaga fungsi bendungan, produksi listrik, dan pasokan air irigasi. Semua pihak diharapkan turut mendukung agar proses berjalan lancar dan aman bagi masyarakat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun