Jawa Timur Siap Operasi Modifikasi Cuaca Menambah Hujan
Gambar atau konten salah?
19 Mei 2026 – Pemerintah Provinsi Jawa Timur, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), memiliki opsi untuk melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di musim kemarau. OMC akan dilaksanakan bila Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan rekomendasi.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I BMKG Juanda, Taufiq Hermawan, menekankan bahwa satu syarat utama OMC adalah adanya pertumbuhan awan. “Bisa dilakukan OMC asal adanya pertumbuhan awan,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa kondisi angin harus diperhatikan agar hujan turun tepat sasaran. “Kemudian faktor cuaca dan angin serta faktor-faktor pendukung lainnya,” jelasnya. Saat ini belum ada permintaan resmi untuk OMC di Jawa Timur.
BPBD Jawa Timur menilai OMC penting untuk menambah curah hujan dan mencegah kekeringan, khususnya di wilayah pertanian. Gatot Soebroto, kalaksa BPBD Jatim, menjelaskan bahwa OMC hanya dapat dilakukan bila kondisi awan di daerah target memadai. “Harus melihat dulu bagaimana awannya. Kalau memungkinkan, maka dilakukan OMC dengan menabur garam,” katanya. Ia menegaskan bahwa daerah yang menjadi fokus adalah wilayah yang mengalami kekeringan, seperti lahan pertanian atau waduk yang kering. “Kami sasar wilayah seperti daerah pertanian yang kekurangan distribusi air, termasuk waduk-waduk yang airnya sudah menipis. Itu sasaran OMC,” tambahnya.
Gatot menutup pernyataannya dengan mengingatkan bahwa semua langkah masih menunggu rekomendasi BMKG. “Namun sekali lagi kami harus menunggu rekomendasi dari BMKG untuk OMC selama musim kemarau ini,” ujarnya.
Operasi ini bertujuan menambah hujan secara terencana, membantu menurunkan risiko kekeringan di sektor pertanian dan menjaga pasokan air di waduk-waduk penting.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
