Jemaah Haji Bojonegoro Meninggal di Madinah, 64 Tahun
Gambar atau konten salah?
Kabar duka datang dari Madinah. Seorang jemaah haji asal Bojonegoro, yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 41, dilaporkan meninggal dunia saat menunaikan ibadah di Madinah, Arab Saudi.
Jemaah tersebut bernama Rohmat Ridwan, berusia 64 tahun, warga Desa Kedungdowo, RT 07 RW 03, Kecamatan Sugihwaras, Bojonegoro.
Menurut Kepala Kantor Kementerian Agama Bojonegoro, Moh. Abdulloh Hafith, almarhum menghembuskan napas terakhirnya pada Selasa, 19 Mei 2026. “Almarhum atas nama Rohmat Ridwan meninggal dunia pada hari Selasa tanggal 19 Mei 2026,” kata Hafith saat dikonfirmasi, Rabu 20 Mei 2026.
Laporan menunjukkan bahwa almarhum meninggal karena sakit setelah sempat mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit King Salman Bin Abdul Aziz Medical City, Madinah.
“Beliau berasal dari Desa Kedungdowo RT 7 RW 3 Kecamatan Sugihwaras, dengan nomor paspor X8521157, meninggal dunia dikarenakan sakit,” imbuhnya.
Selain kabar duka tersebut, Hafith mengungkapkan bahwa masih ada satu jemaah haji asal Bojonegoro yang harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat akibat gangguan kesehatan.
Menyikapi kondisi cuaca dan dinamika di Tanah Suci, pihak Kemenag Bojonegoro mengimbau dengan sangat agar seluruh jemaah haji, khususnya asal Bojonegoro, terus memprioritaskan kondisi fisik dan menjaga kesehatan selama menjalani seluruh rangkaian ibadah. “Saat ini ada satu jemaah haji yang dirawat karena sakit. Maka, kami mengimbau kepada seluruh jemaah haji dari Bojonegoro untuk selalu menjaga kesehatannya,” pungkas Hafith.
Kepergian Rohmat Ridwan menambah kesedihan bagi keluarga dan masyarakat Bojonegoro. Kemenag Bojonegoro menegaskan pentingnya kesiapan fisik bagi para haji yang akan menempuh ibadah di Tanah Suci.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
