Jembatan Beton Baru Sambungkan Desa Napis dan Kenongorejo
Gambar atau konten salah?
Di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi, masyarakat akhirnya dapat bernapas lega. Setelah puluhan tahun menunggu, akses jalan layak kini terwujud lewat pembangunan jembatan beton yang didukung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Jembatan ini akan menghubungkan Desa Napis di Kabupaten Bojonegoro dengan Desa Kenongorejo di Ngawi. Rencananya, konstruksi akan dimulai setelah dilakukan pengecekan dan persiapan oleh Kodim 0813.
Komandan Kodim, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, meninjau langsung lokasi di Dusun Tawaran, Desa Napis. Jembatan berukuran 23x6 meter akan dibangun di sana. Dengan mengendarai motor trail, Dandim memastikan kesiapan teknis proyek yang menjadi bagian dari program strategis nasional.
“Pembangunan jembatan beton ini merupakan program bantuan dari bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Kegiatan ini dalam rangka mempermudah akses transportasi yang lebih aman, dan efisien bagi masyarakat,” ungkap Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto pada 05 April 2026.
Dandim menekankan bahwa jembatan ini akan menjadi urat nadi baru bagi warga. Diharapkan, dengan adanya jembatan beton tersebut, mobilitas warga akan semakin lancar, terutama dalam kegiatan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.
Rasa haru tidak dapat disembunyikan oleh Kepala Desa Napis, Mulyono. “Selama ini, warganya harus bertaruh nyawa melintasi jembatan kayu yang kondisinya sudah rusak parah dan sangat berisiko demi aktivitas sehari-hari,” ungkapnya.
“Pemerintah desa dan warga masyarakat Desa Napis sangat berterima kasih dan bersyukur sekali atas realisasinya pembangunan jembatan yang sudah berpuluh-puluh tahun pengajuan pembangunan baru terealisasi pada tahun ini,” ujar Mulyono dengan nada haru.
Ia menambahkan: “Terima kasih Pak Presiden RI Prabowo Subianto, Mas Bupati, pak Dandim, beserta OPD terkait, semoga bermanfaat dan meningkatkan perekonomian bagi warga kami.”
Ground breaking proyek jembatan tersebut akan dimulai hari ini. Ke depan, infrastruktur ini diharapkan menjadi katalisator peningkatan kualitas hidup dan ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan Bojonegoro-Ngawi, sekaligus mengakhiri sulitnya akses transportasi di wilayah tersebut.
Bridge ini menandai perbaikan yang lama ditunggu, mencerminkan fokus pemerintah pusat pada pembangunan pedesaan dan konektivitas, serta memberi harapan baru bagi komunitas di daerah terpencil.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
