Jember Siap Atur Lalu Lintas Mudik, Fokus Alun‑Alun Lebaran
Gambar atau konten salah?
Beberapa titik di Kabupaten Jember diperkirakan akan mengalami kepadatan kendaraan yang signifikan saat mudik dan balik Lebaran.
Kasat Lantas Polres Jember AKP Bernardus Bagas Simarmata menegaskan bahwa titik trouble spot pertama terletak di persimpangan simpang empat Mangli (Kecamatan Kaliwates). Persimpangan ini menjadi titik bercabang menuju Bondowoso, Banyuwangi, dan kota Jember. Ia mengutip tanggal 21 Maret 2026.
Alun‑alun Jember juga diprediksi akan diserbu masyarakat selama libur Lebaran. Aktivitas warga di pusat keramaian dan pusat perbelanjaan diharapkan menjadi magnet kemacetan jalan.
Sejak sebelum Lebaran, kepadatan kendaraan di sekitar pusat perbelanjaan sudah terlihat. Untuk mengantisipasi hal ini, polisi telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas. Saat salat Idul Fitri, Alun‑alun akan ditutup. Kendaraan dari Jalan Gajah Mada diarahkan belok kiri, melewati bundaran Polres, lalu menuju Jalan Ahmad Yani. Kendaraan dari arah Bondowoso yang menuju Alun‑alun akan dialihkan di perempatan SMPN 2 Jember. Parkir juga disiapkan di area Stasiun Jember.
Untuk wisatawan yang berencana mengunjungi Pantai Watu Ulo dan Papuma, polisi menyiapkan skema khusus. Mengingat jalur menuju pantai cukup sempit, sistem satu arah (one way) akan diberlakukan. Saat pengunjung melimpah, semua pintu masuk Papuma akan lewat pos Watu Ulo, guna menghindari kendaraan berpapasan di jalur sempit.
Bagas menegaskan bahwa semua rekayasa ini bersifat situasional, dan akan disesuaikan dengan perkembangan di lapangan.
Dengan berbagai skema pengaturan lalu lintas dan penempatan parkir, Polres Jember siap mengelola kepadatan kendaraan di titik-titik kritis selama periode mudik dan Lebaran, termasuk persimpangan Mangli, Alun‑alun, serta rute menuju pantai.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
