Jember Siapkan Pencairan Beasiswa Cinta Bergema Rapat Sekilas
Gambar atau konten salah?
Jember – Ribuan mahasiswa asal Jember akan segera menerima pencairan beasiswa unggulan bertajuk Cinta Bergema. Program ini digagas langsung oleh Pemkab Jember. Bupati Jember Muhammad Fawait, yang akrab dipanggil Gus Fawait, menyebut bahwa sebanyak 7.162 mahasiswa yang menempuh pendidikan di 170 perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar daerah, akan menjadi penerima manfaat program tersebut.
Fawait menegaskan bahwa pemerintah daerah sedang mempercepat proses administrasi agar dana beasiswa dapat segera ditransfer kepada para penerima. Sebagai bagian dari percepatan, Pemkab Jember akan menggelar agenda silaturahmi sekaligus sosialisasi teknis pencairan pada hari ini.
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang pertemuan, tetapi juga merupakan tahapan krusial dalam melengkapi persyaratan administratif pencairan anggaran tahun 2026. "Kami telah mengundang seluruh penerima manfaat untuk hadir. Ini adalah langkah percepatan administrasi yang selama ini dinantikan mahasiswa. Bagi yang belum mengikuti siaran langsung saya di media sosial, agenda besok merupakan tindak lanjutnya," ujar Gus Fawait dalam keterangannya, Sabtu, 28 Maret 2026.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Nurul Hafid Yasin, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut akan difokuskan pada pemenuhan persyaratan teknis pencairan. Beberapa agenda utama yang akan dilakukan antara lain sosialisasi mekanisme pencairan dana beasiswa, proses verifikasi melalui penandatanganan dokumen sebagai syarat pencairan, penegasan komitmen penyaluran yang transparan dan tepat sasaran sesuai hasil seleksi.
Program Beasiswa Cinta Bergema sebelumnya diikuti oleh sekitar 17.000 pendaftar. Setelah melalui proses seleksi ketat pada akhir 2025, sebanyak 7.162 mahasiswa dinyatakan lolos dan berhak menerima bantuan pendidikan.
Pemerintah Kabupaten Jember berharap program ini tidak hanya meringankan beban biaya pendidikan, tetapi juga menjadi pemicu semangat generasi muda untuk terus berprestasi dan berkontribusi bagi pembangunan daerah. Tanda tangan Gus Fawait menegaskan komitmen daerah untuk mendukung pendidikan tinggi.
Program ini menandai langkah konkret pemerintah daerah dalam mengurangi beban biaya pendidikan bagi mahasiswa. Dengan dana yang disalurkan tepat sasaran, diharapkan para mahasiswa dapat fokus pada studi dan mengembangkan potensi mereka untuk masa depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
