Jokowi Tak Halangi Hukum Roy Suryo dan dr Tifa, Siap Jadi Saksi
Gambar atau konten salah?
Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo, akhirnya angkat bicara soal penangkapan dua tokoh yang ramai diperbincangkan. Roy Suryo dan dr Tifa diamankan Polda Metro Jaya dalam waktu berdekatan. Keduanya kini terseret dalam pusaran kasus yang sama — tuduhan ijazah palsu.
Jokowi menyatakan sikapnya dengan tegas. Ia tidak akan menghalangi proses hukum yang sudah berjalan. Bahkan, mantan presiden itu berjanji akan hadir langsung di persidangan. Bukan sekadar memantau dari jauh, melainkan turut serta sebagai saksi atau pihak yang dimintai keterangan.
Ini bukan perkara kecil. Tuduhan pemalsuan ijazah sudah lama menjadi isu sensitif di kalangan pejabat publik. Roy Suryo dan dr Tifa kini harus menghadapi jalur hukum yang sama — membuktikan apakah dokumen pendidikan mereka asli atau palsu.
Yang menarik, kasus ini menunjukkan bagaimana hukum di Indonesia kadang bergerak lambat, tapi tiba-tiba melesat cepat. Penangkapan dua tokoh publik ini terjadi dalam waktu berdekatan. Apakah ada kaitannya? Atau sekadar kebetulan? Publik masih menunggu jawaban dari ruang sidang.
Singkatnya, Jokowi memilih jalur kooperatif. Ia tidak akan menggunakan pengaruh atau jabatan untuk menghentikan proses. Ini sinyal jelas bahwa siapapun — termasuk mantan presiden — harus tunduk pada hukum yang berlaku.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
