Jumlah Biksu Walk for Peace 2026 Naik Jadi 58 dari 4 Negara

Bima J. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 117 dibaca
Bisik.id
Jumlah Biksu Walk for Peace 2026 Naik Jadi 58 dari 4 Negara

Gambar atau konten salah?

Jumlah peserta Indonesian Walk for Peace 2026 yang menelusuri Kabupaten Nganjuk meningkat. Awalnya diperkirakan 51 biksu dari tiga negara, kini rombongan menjadi 58 biksu dari empat negaraIndonesia, Thailand, Laos, dan Malaysia. Mereka sedang menempuh perjalanan spiritual dengan berjalan kaki dari Bali menuju Candi Borobudur untuk menyambut perayaan Waisak.

Para biksu dijadwalkan tiba di Nganjuk pada 20 Mei 2025 sore. Mereka akan bermalam di Kelenteng Hok Yoe Kiong Sukomoro sebelum melanjutkan perjalanan ke Madiun pada 21 Mei 2026.

Ketua Panitia Indonesian Walk for Peace 2026 Nganjuk, Roy Sugiarto, mengatakan seluruh persiapan penyambutan telah dimatangkan. "Hari ini padat, kita siapkan sarana prasarana, kursi-kursi, terop-terop, banner-banner, terutama juga koordinasi sama Pemda," ujarnya.

Sejauh ini, rombongan masih berada di Kelenteng Gudo dan akan bermalam di sana. Rabu pagi, mereka dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Nganjuk lewat jalur utama Surabaya‑Solo. Sebelum tiba di Sukomoro, rombongan akan singgah di Kelenteng Kertosono untuk beristirahat dan makan siang. "Kertosono rencana akan dipakai untuk tempat pemberhentian makan siang sekaligus istirahat para biksu. Kita maksimalkan di sana," jelas Roy.

Setibanya di Kelenteng Hok Yoe Kiong sekitar pukul 16.30 WIB, para biksu akan disambut dengan prosesi pembasuhan kaki dan pemberkatan kepada umat. Agenda tersebut menjadi bagian dari tradisi penghormatan kepada para peserta perjalanan spiritual.

Keesokan harinya, Kamis pagi sekitar pukul 07.30 WIB, rombongan akan bergerak menuju Pendopo Kabupaten Nganjuk. Di lokasi itu, para biksu akan disambut sekaligus dilepas oleh jajaran Forkopimda sebelum meneruskan perjalanan ke Saradan, Madiun.

Roy menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi juga kampanye perdamaian di tengah situasi global yang penuh tantangan. "Harapannya masyarakat semakin memahami makna persatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia. Ini misi damai yang ingin disampaikan kepada semua," pungkasnya.

Perjalanan ini menyoroti upaya kecil namun konsisten untuk memupuk rasa persatuan, persaudaraan, dan toleransi di tengah keberagaman Indonesia. Dengan dukungan pemerintah daerah dan partisipasi berbagai negara, Indonesian Walk for Peace 2026 berpotensi mempererat hubungan antaragama dan antarbangsa melalui aksi damai yang sederhana namun bermakna.

Indonesian Walk for Peace 2026NganjukbiksuCandi BorobudurWaisakKelenteng Hok Yoe KiongSurabaya‑Soloperdamaian

Komentar

Memuat komentar...