Kaliombo: Bangunan Runtuh Akibat Hujan dan Angin Kencang

Ningsih R. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 80 dibaca
Bisik.id
Kaliombo: Bangunan Runtuh Akibat Hujan dan Angin Kencang

Gambar atau konten salah?

Hujan deras dan angin kencang menimpa Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri, pada Sabtu, 28 Maret 2026. Akibatnya, warung dua lantai roboh dan dapur rumah warga amblas.

Keputusan terjadi di Jalan Damai No. 1 sekitar pukul 16.00 WIB. Warung, yang juga berfungsi sebagai tempat tinggal, terhuyung oleh angin. Pemilik warung, Bambang, menjelaskan bahwa angin datang tiba‑tiba dari selatan ke utara bersamaan dengan hujan deras. “Waktu hujan dan angin kencang, tiba‑tiba bangunan langsung roboh. Anginnya dari selatan ke utara,” kata Bambang.

Enam orang berada di dalam bangunan saat itu. Mereka berusaha mencari tempat aman sebelum bangunan ambruk. “Ada enam orang di dalam, sempat bergeser cari tempat aman karena kehujanan, lalu bangunan roboh,” tambah Bambang. Tidak ada korban jiwa. Lantai atas, yang dipakai sebagai tempat tinggal, kosong. Namun barang dagangan dan instalasi listrik rusak.

Di lokasi lain di Kelurahan Kaliombo, dapur rumah warga amblas setelah pohon tumbang di dekat bantaran sungai. Pohon yang menempel pada tembok bangunan terhuyung, menarik struktur dapur hingga ambles beberapa meter. Kejadian terjadi saat hujan deras dan angin kencang melanda kawasan tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Joko Ariyanto, menyatakan tim telah ditugaskan untuk penanganan awal dan pendataan. “Tim sudah kami turunkan bersama Dinas PUPR, khususnya bidang sumber daya air. Saat ini fokus pada pendataan kebutuhan korban dan kondisi bangunan,” ujarnya. BPBD juga menyiapkan bantuan logistik, seperti kasur lipat, selimut, dan peralatan dapur bagi korban.

Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material cukup besar. Korban terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat sementara waktu.

Keadaan ini menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan dan penanganan bencana di daerah rawan hujan deras.

Hujan derasAngin kencangKelurahan KaliomboKota KediriRobo bangunanBPBDDinas PUPRKesiapsiagaan bencana

Komentar

Memuat komentar...