KB Bank alok Rp500 miliar ke PNM, dukung usaha mikro
Gambar atau konten salah?
PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) menyalurkan fasilitas pembiayaan sebesar Rp500 miliar kepada PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Dana ini bertujuan memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro dan ultra mikro sekaligus memperkuat komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG).
Pembiayaan tersebut akan mendukung program pemberdayaan ekonomi PNM, termasuk Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) yang telah menjangkau jutaan perempuan prasejahtera di berbagai wilayah Indonesia.
Direktur KB Bank Widodo Suryadi mengatakan pelaku usaha mikro dan ultra mikro merupakan fondasi penting perekonomian nasional.
“Pelaku usaha mikro dan ultra mikro merupakan fondasi penting bagi perekonomian Indonesia. Melalui kerja sama dengan PNM, KB Bank tidak hanya memperluas akses pembiayaan, tetapi juga menjalankan komitmen ESG kami dengan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan pemberdayaan masyarakat di tingkat akar rumput. PNM memiliki peran penting dalam menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini masih terbatas aksesnya terhadap layanan keuangan formal. Dengan mendukung program-program tersebut, kami dapat memastikan bahwa pembiayaan disalurkan kepada kegiatan ekonomi produktif yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi perempuan pengusaha yang berperan besar dalam menopang ekonomi keluarga dan komunitas,” ujarnya.
Melalui kerja sama ini, KB Bank dan PNM berkomitmen memperkuat inklusi keuangan, meningkatkan literasi keuangan, serta mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Pada 27 Maret 2026, kolaborasi ini menandai langkah konkret dalam memperluas jangkauan layanan keuangan formal bagi kelompok yang selama ini terlupakan. Dengan modal Rp500 miliar, KB Bank dan PNM berusaha memastikan setiap rupiah disalurkan ke kegiatan produktif yang memberi manfaat nyata bagi keluarga dan komunitas, terutama perempuan pengusaha.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
