Kebakaran 4 Ha di Bangka Barat Padam dalam 1 Jam pada 3 Juni

Lina F. · 2 min baca · 1 jam lalu · 30 dibaca
Bisik.id
Kebakaran 4 Ha di Bangka Barat Padam dalam 1 Jam pada 3 Juni

Gambar atau konten salah?

Di Jalan Lapangan Bola Polaris, Sungai Daeng, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, sebuah lahan seluas 4 hektare terbakar pada 3 Juni 2026. Kebakaran ini muncul di tengah musim kemarau, ketika tanah sudah kering.

Menurut Kapolres Babar AKBP Pradana Aditya Nugraha, api dipicu oleh pembakaran sampah yang dilakukan warga. Ia berkata, “Dugaan sementara sumber api berasal dari aktivitas pembakaran sampah oleh warga yang kemudian merambat ke lahan kering di sekitar lokasi.”

Warga melaporkan kebakaran lewat Call Center 110 pada pukul 15.15 WIB. Segera setelah menerima laporan, tim gabungan Polres, BPBD, dan petugas pemadam kebakaran bergerak ke lokasi. “Begitu terima laporan melalui layanan 110, petugas langsung berkoordinasi dengan instansi terkait dan bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman,” tegasnya.

Api tidak sempat menyebar ke lahan lain. Tim berhasil memadamkan kobaran pada pukul 16.05 WIB, sekitar satu jam setelah ditemukannya titik api. Waktu singkat ini menunjukkan kerja sama yang cepat antara aparat dan warga.

Aditya mengingatkan, “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan dengan alasan apa pun. Satu percikan api dapat berkembang menjadi kebakaran besar yang sulit dikendalikan.” Ia menekankan bahwa cuaca panas dan kondisi tanah kering dapat memicu karhutla, yang berpotensi meluas dan mengancam keselamatan.

Selain kerusakan lingkungan, pelaku pembakaran hutan dan lahan dapat dijerat sanksi pidana. Kapolres menegaskan, “Peran aktif masyarakat sangat penting untuk mencegah terjadinya karhutla. Mari bersama-sama menjaga wilayah Bangka Barat agar tetap aman dan terbebas dari kebakaran hutan dan lahan.”

Ia menutup dengan ajakan, “Jika menemukan titik api atau potensi kebakaran, segera laporkan melalui Call Center 110 agar dapat ditangani secepat mungkin.”

Insiden ini menyoroti pentingnya kesadaran warga terhadap risiko kebakaran di musim kemarau. Kecepatan respons dan koordinasi antarinstansi menjadi kunci dalam mencegah kebakaran menjadi lebih besar.

Kebakaran lahan Bangka Baratpembakaran sampahCall Center 110Kapolres Babar AKBPkarhutlamusim kemaraukoordinasi antarinstansi

Komentar

Memuat komentar...