Kebakaran Jalan Starban, Empat Rumah Terbakar Tanpa Korban

Endah K. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 100 dibaca
Bisik.id
Kebakaran Jalan Starban, Empat Rumah Terbakar Tanpa Korban

Gambar atau konten salah?

Di Jalan Starban, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, terjadi kebakaran yang menelan empat rumah pada 19 April 2026. Sebelum api menyebar, warga mendengar suara ledakan tabung gas LPG.

Di lokasi, dua rumah semi permanen terbakar habis, sementara dua rumah permanen lainnya juga terbakar namun tidak hangus seluruhnya. Petugas Damkar bekerja memadamkan api di setiap sudut bangunan. Masyarakat setempat berkumpul di sekitar kejadian, menunggu bantuan.

“Awalnya tadi dengar suara jeritan anak-anak di rumah itu, kalau orang tuanya saya tidak tahu di dalam atau tidak. Lalu, api mulai nyambar ke rumah kami dan kami siram agar selamat,” kata warga setempat, Surtiah, kepada petugas.

Surtiah menjelaskan bahwa anak kecil itu berada di dalam rumah. Ia menambahkan, “Anak kecil ada di dalam rumah itu, lalu larilah dia ke belakang sana karena mamanya di belakang. Anak itu lari dari sini nyarik mamaknya dan minta tolong.”

Rumah Surtiah terletak tepat di samping rumah yang terbakar. Pada saat kejadian, ia bersama keluarganya berusaha mengeluarkan tabung gas yang banyak, karena ia berjualan roti. “Kami berupaya membawa keluar gas-gas, karena kami jualan jadi punya banyak tabung gas. Penyelamatan ini kami lakukan, demi mengantisipasi kebakaran yang lebih besar,” ceritanya.

Menurut Surtiah, penyebab kebakaran diduga berasal dari kompor tabung gas. Ia menyebut api awalnya dari belakang rumah tersebut kemudian melebar dengan cepat. “Api diduga berasal dari kompor tabung gas tepatnya di belakang rumah. Rumah tersebut persis di sebelah rumah saya tapi Alhamdulillah, rumah saya selamat,” ungkapnya.

Sebelum kebakaran hebat, Surtiah juga mengaku mendengar suara ledakan tabung gas tepat di samping rumahnya. “Tadi sempat dengar ledakan tabung gas, karena mereka memasak pakai tabung gas di rumah itu,” sebut Surtiah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan, Wandro Abadi Agnellus Malau, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Ia menyebut api awalnya membakar dua rumah, lalu merambat ke dua rumah lainnya. “Kejadian jam 11.00 WIB, pemadam berhasil memadamkan api setelah dua jam. Awalnya dua rumah yang terbakar lalu merambat ke rumah lainnya sehingga data kita ada 4 rumah terbakar,” ucapnya.

Wandro menegaskan bahwa penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Ia menambahkan, “Penyebab kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan oleh polisi. Kita juga belum jumpa dengan pemilik rumahnya, namun, informasi awal api berasal dari dapur salah satu rumah tersebut. Nanti mungkin investigasi lebih lanjut,” terangnya.

Dalam peristiwa tersebut, 8 unit Damkar dikerahkan. Tidak ada korban jiwa, namun pemilik rumah mengalami kerugian material. “Sampai saat ini 8 unit dikerahkan untuk pemadaman, informasi yang kita dapat belum ada korban jiwa,” tandasnya.

Peristiwa ini menyoroti risiko kebakaran akibat tabung gas di rumah tinggal. Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dalam penyimpanan dan penggunaan tabung gas, serta memperhatikan prosedur keamanan saat memasak. Kebakaran yang meluas ke empat rumah menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi antara warga dan petugas pemadam kebakaran.

kebakarantabung gas LPGdamkarrumah semi permanenMedan Polonialedakan gaspenyelamataninvestigasi

Komentar

Memuat komentar...