Kebun Binatang Siapkan Lumpur dan Es Krim untuk Satwa Saat Panas
Gambar atau konten salah?
Gelombang panas yang melanda Inggris membawa dampak langsung pada cara kebun binatang merawat hewan-hewan mereka. Jersey Zoo, salah satu kebun binatang di Inggris, mengambil langkah-langkah khusus untuk memastikan satwa tetap nyaman saat suhu udara terus naik. Berbagai cara dilakukan, mulai dari menyediakan kubangan lumpur hingga makanan beku.
Georgia Gotts, Wakil Kurator Satwa Mamalia di Jersey Zoo, menjelaskan bahwa setiap hewan memiliki cara berbeda dalam menghadapi cuaca panas. Karena itu, pihak kebun binatang tidak memaksa satwa untuk melakukan satu hal tertentu. Hewan dibiarkan memilih sendiri apakah ingin berteduh, berada di dalam kandang, atau tetap berjemur di bawah sinar matahari.
Untuk babi langka seperti Visayan warty, para perawat secara rutin memastikan kubangan lumpur selalu terisi. Lumpur berfungsi membantu menurunkan suhu tubuh sekaligus menjadi pelindung alami dari paparan sinar matahari. Ini bukan sekadar hiburan, melainkan kebutuhan vital saat suhu melonjak.
Selain kubangan lumpur, pakan satwa juga diolah menjadi camilan beku. Sayuran, umbi-umbian, dan buah beri dibekukan di dalam cetakan es. Camilan beku ini bisa dinikmati satwa sambil membantu mendinginkan tubuh dan memberikan stimulasi saat makan. Kapibara diperkirakan akan lebih sering berendam di air selama cuaca panas. Sementara itu, lemur biasanya berjemur pada pagi hari, kemudian berpindah ke tempat yang lebih teduh ketika suhu mulai meningkat.
Menurut Gotts, Jersey Zoo telah dilengkapi berbagai fasilitas untuk menjaga suhu lingkungan tetap nyaman. Pendingin ruangan, kipas angin, serta bangunan dengan sistem pengatur suhu otomatis tersedia di kebun binatang. "Kami sangat beruntung karena memiliki semua yang kami butuhkan untuk merawat satwa selama cuaca panas ekstrem," kata Gotts.
Perhatian tidak hanya diberikan kepada satwa. Pihak kebun binatang juga memastikan para perawat tetap aman selama bekerja. Air minum, tabir surya, serta waktu istirahat secara berkala disediakan agar mereka tetap terhidrasi selama gelombang panas berlangsung.
Gelombang panas yang melanda Inggris menunjukkan bagaimana perubahan suhu ekstrem mempengaruhi tidak hanya manusia, tetapi juga hewan di kebun binatang. Langkah-langkah seperti kubangan lumpur dan camilan beku menjadi contoh adaptasi sederhana namun efektif untuk menjaga kenyamanan satwa.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Promo Akhir Juli: Tiket Trans Studio Cibubur Mulai Rp398 Ribu
Piala Dunia 2026 Gagal Tarik Lonjakan Wisatawan
'Timuran di Bekasi' Hadirkan Musik Santai dan Games Seru
Nemuru Ciawi Siapkan Paket Liburan Sekolah Anak
Bandara Husein Sastranegara Resmi Jadi Bandara Internasional
13 Terluka dalam Lari Banteng San Fermin
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
