Kecelakaan di Tuban Mengganggu Lalu Lintas Babat Lamongan
Gambar atau konten salah?
Kecelakaan di wilayah Tuban menimbulkan kemacetan panjang di jalur perbatasan Babat, Lamongan dengan Widang, Tuban. Pada malam 23 April 2026, kecelakaan tersebut membuat arus lalu lintas mengular hingga Jalan Raya Banaran‑Tugu Wingko, jalur penghubung Babat‑Tuban‑Lamongan.
Warga melaporkan kejadian melalui layanan darurat kepolisian 110. Mengetahui laporan, jajaran Polsek Babat langsung bergerak ke lokasi pada pagi 24 April 2026 untuk mengatur arus lalu lintas.
Kapolsek Babat, Kompol Chakim Amrullah, turun bersama anggota dan melakukan penanganan di titik rawan macet. “Petugas disiagakan di sejumlah titik rawan macet, mulai dari Simpang Tiga Mira, Tugu Wingko, Jalan Bojonegoro, hingga Jalan Banaran,” ujar Chakim kepada wartawan, Jumat (24 April 2026).
Selain mengatur arus, polisi menerapkan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan ke jalur alternatif. Pengguna jalan dari arah Bojonegoro menuju Surabaya diarahkan melalui rute Babat‑Nguwok‑Kedungpring‑Sugio‑Lamongan. “Kami lakukan pengaturan dan pengalihan arus untuk mengurai kepadatan akibat kecelakaan di wilayah Tuban,” tambah Chakim.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, membenarkan adanya kemacetan tersebut. Ia menyebut respons cepat petugas di lapangan menjadi kunci agar kepadatan tidak semakin parah. “Anggota langsung bergerak setelah menerima laporan masyarakat. Pengaturan dan rekayasa lalu lintas dilakukan agar kemacetan tidak semakin parah,” kata Hamzaid.
Setelah penanganan dan pengalihan arus, kondisi lalu lintas di wilayah Babat berangsur normal. Polisi mengimbau masyarakat mematuhi arahan petugas dan berhati-hati saat berkendara. Jika mengalami kendala di perjalanan, masyarakat diminta segera menghubungi layanan kepolisian melalui nomor 110.
Situasi ini menunjukkan pentingnya koordinasi cepat antara warga dan petugas untuk mengurangi dampak kemacetan akibat kecelakaan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
