Kediri Selesaikan Sekolah Rakyat Permanen 20 Juni 2026
Gambar atau konten salah?
Robben Rico, Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, mengunjungi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kota Kediri. Ia menyatakan optimisme bahwa proyek ini akan selesai pada 20 Juni 2026.
Robben Rico mengatakan, "Kalau melihat hasilnya hari ini, insyaallah kita optimistis tanggal 20 Juni bisa selesai,",
Proyek ini sedang dipercepat dengan melibatkan lebih dari 900 pekerja yang bekerja secara bergantian selama 24 jam.
Robben menjelaskan, "Kalau kita lihat, tinggal penataan lingkungan, jalan, kemudian finishing beberapa bangunan dan papan-papan. Tapi kalau dikerjakan tiga shift selama 24 jam, insyaallah selesai,",
Meski proyek sudah memasuki tahap akhir, masih tersisa beberapa pekerjaan: penataan lingkungan, pembangunan akses jalan, penyelesaian detail bangunan, dan pemasangan papan informasi.
Robben menegaskan, "Nanti kita diskusikan dulu dengan teman-teman PU. Saya tidak bisa memutuskan sendiri karena ini keputusan tim,",
Ia menambahkan bahwa peresmian Sekolah Rakyat permanen akan diatur setelah koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum.
Robben mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kediri atas lahan seluas 5 hektare yang disediakan.
Robben mengungkapkan, "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kediri, khususnya Ibu Wali Kota yang sudah memberikan tanah seluas 5 hektare untuk dibangun Sekolah Rakyat permanen,",
Ia menekankan bahwa sekolah ini merupakan bagian dari program Presiden untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Robben menutup dengan, "Ini program Presiden untuk memastikan anak-anak yang berasal dari keluarga desil 1 dan 2 mendapatkan akses pendidikan yang baik, sehingga mereka bisa memiliki kesempatan yang sama dengan anak-anak dari keluarga lainnya,",
Dengan lebih dari 900 pekerja yang bekerja tiga shift, proyek Sekolah Rakyat permanen di Kota Kediri berada di jalur akhir. Target penyelesaian pada 20 Juni 2026 masih dapat dicapai, menandai langkah penting dalam upaya pemerintah memperluas pendidikan bagi anak-anak dari keluarga desil 1 dan desil 2.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
