Kelahiran Bayi Orangutan Kalimantan di Madrid Zoo 2 April
Gambar atau konten salah?
Pada 2 April 2026, Madrid Zoo Aquarium di Spanyol menyambut kelahiran bayi orangutan Kalimantan. Bayi jantan ini dilaporkan dalam kondisi baik dan tumbuh normal sejak lahir.
Menurut keterangan resmi, bayi tersebut memiliki berat sekitar 1,5 kilogram saat lahir. Ibu orangutannya bernama Surya, yang menjalani kehamilan selama sekitar delapan setengah bulan. Ini merupakan kelahiran keempat bagi Surya.
Di 17 April 2026, pihak kebun binatang akan menentukan nama bayi melalui pemungutan suara publik. Para perawat telah menyiapkan beberapa pilihan nama, dan publik dapat memilih yang paling disukai.
“Ketika bayi menyusu, semuanya berhenti. Surya benar-benar diam sampai anaknya selesai, baru kemudian bergerak untuk makan atau melakukan hal lain. Dia benar-benar ibu yang luar biasa,” kata Maica Espinosa, penjaga primata di kebun binatang tersebut.
Secara alami, orangutan biasanya melahirkan satu anak, meski kadang terjadi kembar. Frekuensi kelahiran jarang, paling cepat setiap enam tahun, bahkan bisa mencapai jeda hingga sepuluh tahun.
Menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN), orangutan Kalimantan, yang dikenal dengan bulu cokelat gelap dan sifat lembut, masuk dalam kategori critically endangered atau sangat terancam punah. Ancaman terbesar bagi spesies ini adalah hilangnya habitat secara cepat dan perdagangan satwa liar ilegal. Di alam liar, orangutan hanya ditemukan di Pulau Sumatra dan Pulau Kalimantan, wilayah yang terbagi antara Indonesia, Malaysia, dan Brunei.
Keberhasilan kelahiran ini menambah harapan bagi upaya pelestarian orangutan Kalimantan. Dengan dukungan publik dan perlindungan habitat, harapan akan kelangsungan hidup spesies ini tetap terjaga.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Promo Akhir Juli: Tiket Trans Studio Cibubur Mulai Rp398 Ribu
Piala Dunia 2026 Gagal Tarik Lonjakan Wisatawan
'Timuran di Bekasi' Hadirkan Musik Santai dan Games Seru
Nemuru Ciawi Siapkan Paket Liburan Sekolah Anak
Bandara Husein Sastranegara Resmi Jadi Bandara Internasional
13 Terluka dalam Lari Banteng San Fermin
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
