Kematian 13 Jamaah Haji Embarkasi Surabaya, 12 di Arab Saudi
Gambar atau konten salah?
13 jamaah haji Embarkasi Surabaya telah meninggal dunia hingga 20 Mei 2026. Dari jumlah tersebut, 12 meninggal di Arab Saudi, sementara 1 meninggal di tempat keberangkatan.
Menurut Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam, PPIH Embarkasi Surabaya juga menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat 13 jamaah wafat, terdiri atas 12 jamaah wafat di Arab Saudi dan 1 jamaah wafat di embarkasi, kata beliau pada hari Rabu.
Jamaah yang meninggal di tempat keberangkatan bernama Tini Atmin, berusia 56 tahun, berasal dari Kloter 43 di Kabupaten Gresik. Ia meninggal akibat penyakit jantung saat menjalani perawatan di RSUD Haji Surabaya.
Dalam sambutannya, “Kami turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya para jamaah haji. Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya.
Selain itu, masih ada 10 jamaah yang menunggu penundaan keberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya. Mereka terbagi menjadi empat yang sakit, dua pendamping, dan empat kategori lain-lain yang masih menjalani observasi kesehatan atau penjadwalan keberangkatan lanjutan.
Berikut daftar 12 jamaah yang wafat di Arab Saudi:
- Kamariyah Dul Tayib (85), Kloter 8, Kabupaten Pasuruan
- Abd Wachid (71), Kloter 7, Kabupaten Pasuruan
- Fajar Puja Sasmita (53), Kloter 11, Kota Malang
- Sibiatun Saji (72), Kloter 33, Kabupaten Lamongan
- Mustika Rajim D (75), Kloter 47, Kabupaten Gresik
- Suyono Reso (58), Kloter 62, Kabupaten Jombang
- Dumaiyah Gopur (67), Kloter 6, Kabupaten Pasuruan
- Asraf Sudam (65), Kloter 1, Kabupaten Probolinggo
- Tarni Talikah Kastamun (66), Kloter 55, Kabupaten Sidoarjo
- Samanu Linggan (85), Kloter 16, Kabupaten Malang
- Ngatiyah Marijo (62), Kloter 91, Kabupaten Jember
- Mat Sahid (79), Kloter 30, Kabupaten Lamongan
Jumlah kematian ini menambah kesedihan bagi keluarga dan komunitas haji, sekaligus mengingatkan pentingnya kesiapan kesehatan sebelum keberangkatan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
