Kemenag Lamongan Gencarkan Edukasi Cegah LGBT
Gambar atau konten salah?
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lamongan memperkuat upaya pencegahan penyebaran LGBT dengan menggencarkan edukasi kepada masyarakat. Program ini melibatkan tokoh agama, lembaga pendidikan, dan penyuluh agama di seluruh wilayah.
Kepala Kantor Kemenag Lamongan, Mohammad Muhlisin Mufa, menyatakan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025. Kebijakan tersebut, menurutnya, juga sejalan dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengenai LGBT.
"Kami sangat mendukung juga dari kebijakan atau fatwa MUI bahwasanya LGBT ini perilaku menyimpang, dosa besar, dan haram," kata Muhlisin saat dikonfirmasi pada Rabu, 08 Juli 2026.
Muhlisin menjelaskan, edukasi dilakukan dengan menggandeng tokoh lintas agama dan lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Kementerian Agama. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat mengenai nilai-nilai keagamaan.
"Maka dari Kementerian Agama, ini mengedukasi terkait dengan pencegahan dengan melibatkan tokoh-tokoh agama, juga mengedukasi pada lembaga pendidikan yang berada di bawah Kementerian Agama," ujarnya.
Selain melalui sekolah dan tokoh agama, Kemenag Lamongan juga mengoptimalkan peran penyuluh agama yang bertugas di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan. Para penyuluh ini memberikan edukasi langsung kepada masyarakat di berbagai daerah.
"Kemudian edukasi melalui penyuluh-penyuluh kami se-Kabupaten Lamongan. Semoga dengan edukasi ini, LGBT di Kabupaten Lamongan ini bisa kita bendung dan tidak menyebar lagi," pungkasnya.
Pernyataan mengenai LGBT dalam pemberitaan ini merupakan pandangan yang disampaikan oleh Kepala Kemenag Lamongan dan merujuk pada fatwa MUI. Perlu diketahui bahwa isu LGBT memiliki beragam pandangan di tingkat nasional maupun internasional, dan tidak semua pihak memiliki kesamaan pandangan dengan yang disampaikan dalam artikel ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
