Kemenhaj Denpasar Sewa Rumah 2 Lantai Jadi Kantor Sementara
Gambar atau konten salah?
Kemenhaj Denpasar kini menempatkan kantor sementara di sebuah rumah berlantai dua. Rumah itu berlokasi di Jalan Gunung Talang 1D, Kelurahan Padangsambian, Kecamatan Denpasar Barat, dan disewa dengan harga Rp 100 juta per tahun.
Menurut Kepala Kantor Kemenhaj Denpasar, Anwar Hidayat, “Untuk kantor Kemenhaj Kota Denpasar ini baru difungsikan kemarin 27 April.”
Bangunan tersebut berada di bawah naungan Yayasan Kalifa Nusantara Bali. Kemenhaj Denpasar menyewa rumah ini untuk menjadi Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) dengan standar yang ditentukan pusat.
“Sebelum memiliki kantor sendiri, ya sementara ngontrak dahulu kami. Untuk penganggaran ya kami kelola sendiri,” jelas Anwar.
Setelah memisahkan diri dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Denpasar, Kemenhaj Denpasar akan mulai menjalani tugas baru dalam pelaksanaan persiapan hingga keberangkatan jemaah haji pada 8 Mei 2026.
Belum ada kepastian berapa lama Kemenhaj Denpasar akan tetap beroperasi di rumah tersebut. Pada suatu waktu nanti, kantor akan dipindahkan ke lokasi resmi di tanah yang telah disetujui Kemenhaj pusat. Pembangunan kantor permanen direncanakan di Jalan Wage Rudolf Supratman.
Kantor sementara ini diharapkan dapat memaksimalkan kinerja Kemenhaj Denpasar dalam pelayanan haji dan umrah bagi masyarakat Denpasar. Layanan yang ditawarkan meliputi pendaftaran, pelimpahan haji, dan pengurusan dokumen layanan haji.
Anwar menegaskan, “Pelayanan masyarakat pasti diutamakan, baik sosialisasi, pempasporan, pemeriksaan kesehatan dan lain sebagainya.”
Dengan kantor sementara ini, Kemenhaj Denpasar siap memulai proses persiapan bagi jemaah haji dan umrah, sambil menyiapkan rencana pindah ke kantor permanen yang akan meningkatkan kapasitas layanan di masa depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
