Kemenhaj Siapkan Embarkasi Tanpa Asrama di Dhoho Kediri

Yanto K. · 1 min baca · 3 bulan lalu · 80 dibaca
Bisik.id
Kemenhaj Siapkan Embarkasi Tanpa Asrama di Dhoho Kediri

Gambar atau konten salah?

Kemenhaj mulai memikirkan pengembangan embarkasi tanpa asrama haji di Jawa Timur setelah uji coba di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Di wilayah timur, Kediri menjadi salah satu pilihan utama karena keberadaan Bandara Dhoho yang sudah memenuhi standar operasional.

Menurut Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, syarat utama untuk embarkasi tanpa asrama haji adalah ketersediaan bandara yang dapat beroperasi sepanjang musim haji.

Koordinasi telah dilakukan antara Kemenhaj dan Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengenai rencana penambahan fasilitas embarkasi di Jawa Timur.

"Jawa Timur seperti saya sampaikan, izin ke Bu Khofifah. Tahun depan kita tambah (embarkasi tanpa asrama haji) Dhoho. Ada Juanda, ada Dhoho Kediri," kata Gus Irfan kepada wartawan di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, pada 17 April 2026.

Ia menegaskan bahwa persiapan di Bandara Dhoho Kediri sudah dilakukan, baik dari sisi infrastruktur maupun teknis.

"Bandaranya bagus, layak. Bahkan untuk pesawat besar pun, triple seven pun, oke," tambahnya.

Meski demikian, Kemenhaj masih perlu membahas lebih lanjut fasilitas pendukung embarkasi, khususnya asrama haji, bersama Pemprov Jatim.

"Tapi mungkin kita bicara asrama hajinya yang mungkin harus kita diskusikan lagi dengan Pemprov," pungkasnya.

Inisiatif ini menandai langkah strategis pemerintah dalam memperluas akses haji bagi jamaah Indonesia, sambil memastikan fasilitas yang memadai di wilayah Jawa Timur.

KemenhajEmbarkasi tanpa asrama hajiJawa TimurBandara Dhoho KediriGubernur Khofifah Indar ParawansaPemprov JatimAsrama haji

Komentar

Memuat komentar...