Kemenhaj Tegaskan Petugas Haji Patuh Regulasi Keselamatan

Lina F. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 92 dibaca
Bisik.id
Kemenhaj Tegaskan Petugas Haji Patuh Regulasi Keselamatan

Gambar atau konten salah?

Kemenhaj mengingatkan petugas haji di Aceh untuk mematuhi regulasi saat menjalankan tugas. Pada 24 April 2026, Inspektur Wilayah III (Irwil) Mulyadi Nurdin memberikan pembekalan kepada petugas haji embarkasi Banda Aceh. Ia menegaskan pentingnya keamanan dan keselamatan jemaah di Tanah Suci.

“Seluruh petugas haji di dalam negeri maupun di Arab Saudi harus komit menjalankan semua regulasi demi terwujudnya keselamatan dan pelayanan bagi jemaah haji,” kata Mulyadi Nurdin dalam keterangannya. Ia menekankan bahwa petugas haji menjadi ujung tombak pelayanan tersebut.

Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto menekankan keselamatan jemaah sebagai prioritas utama. Mulyadi menyatakan bahwa misi petugas haji tidak sekadar pekerjaan teknis, melainkan bagian dari ibadah yang harus dijalankan dengan kesadaran dan tanggung jawab.

Selain itu, Gus Irfan Yusuf, Menteri Haji dan Umrah, berharap kesehatan jemaah menjadi fokus utama untuk mengurangi angka kematian. Mulyadi menegaskan bahwa keinginan Menteri harus dipahami dan diterapkan serius oleh semua petugas haji.

Untuk menanggapi tingginya angka kematian jemaah Indonesia pada musim haji tahun lalu, Kemenhaj akan memperketat standar istitha'ah kesehatan jemaah pada tahun 2026. Evaluasi besar-besaran telah dilakukan untuk menilai kesiapan kesehatan jemaah sebelum keberangkatan.

“Sesuai instruksi Menteri Haji dan Umrah kita harus memastikan bahwa negara hadir untuk menjamin keamanan dan keselamatan calon jemaah haji Indonesia,” jelas mantan Karo Humas Pemerintah Aceh. Ia menambahkan, “Untuk itu seluruh petugas terutama di embarkasi harus serius dalam memonitor dan memberikan pelayanan kesehatan kepada jemaah haji.”

“Petugas embarkasi haji (PPIH Embarkasi) bertanggung jawab melayani jamaah di asrama haji selama 24 jam sebelum keberangkatan, meliputi verifikasi dokumen paspor dan visa, layanan kesehatan, pembagian gelang identitas, bimbingan manasik, hingga pengaturan transportasi dan katering. Mereka memastikan jamaah siap terbang dalam kondisi aman, tertib, dan nyaman,” ujarnya. Dengan demikian, setiap langkah diembarkasi diatur untuk mendukung perjalanan suci jemaah.

Keseluruhan upaya ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga keselamatan dan kesehatan jemaah haji, sekaligus menegaskan peran penting petugas haji sebagai pelindung dan pendamping spiritual selama ibadah.

Kemenhajpetugas hajikeamanankesehatan jemaahregulasiAcehangka kematian

Komentar

Memuat komentar...