Kemenkeu Buka 1084 Slot Magang WFO Mahasiswa Aktif
Gambar atau konten salah?
Program Magang Khusus Mandiri yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kini terbuka bagi mahasiswa aktif yang ingin langsung merasakan dunia kerja. Program ini tersebar di kantor regional Kemenkeu di 34 provinsi, sehingga siapa pun dapat melamar tanpa harus pindah kota.
Dirancang untuk menjembatani teori akademik dengan praktik nyata pengelolaan keuangan negara, program ini memiliki durasi minimal 30 hari kerja. Selama periode tersebut, peserta akan bekerja secara Work From Office (WFO), mengikuti jadwal dan durasi yang telah ditentukan. Kemenkeu membuka 1.084 formasi bagi mahasiswa yang memenuhi syarat.
Persyaratan umum meliputi: mahasiswa aktif yang tidak sedang menjalani magang atau penugasan di tempat lain, serta bersedia mengikuti program magang secara WFO sesuai jadwal. Tidak ada batasan jurusan, asalkan mahasiswa masih aktif di perguruan tinggi.
Berikut dokumen yang harus disiapkan saat pendaftaran:
- Surat Pengantar Perguruan Tinggi
- Proposal magang
- Akreditasi Perguruan Tinggi dan Program Studi
- Transkrip Nilai Terakhir
- Pas Foto terbaru
- Sertifikat (jika ada)
Timeline program 2026 sebagai berikut:
- Batas akhir pendaftaran: 04 Juni 2026
- Seleksi: 05 Juni 2026 – 11 Juni 2026
- Pengumuman hasil: 12 Juni 2026
- Mulai pelaksanaan: 17 Juni 2026
Untuk mendaftar, kunjungi laman resmi pendaftaran di https://magang.kemenkeu.go.id/in/hom. Ikuti langkah berikut:
- Registrasi akun dengan mengklik ikon tiga garis di pojok kanan atas.
- Isi dan lengkapi profil mahasiswa serta periode magang.
- Unggah berkas-berkas yang diperlukan.
- Tambahkan usulan unit tempat magang.
- Setelah semua data terisi dengan benar, pilih “kirim data” untuk mengajukan usulan magang di Kemenkeu.
Program ini cocok bagi mahasiswa yang ingin menambah pengalaman praktis dan merasakan langsung tantangan dunia kerja. Dengan akses ke berbagai kantor regional, peserta dapat belajar langsung dari lingkungan pengelolaan keuangan negara.
Kesempatan ini memberi mahasiswa platform terbuka untuk mengimplementasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah, sekaligus memperluas jaringan profesional di sektor publik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
