Kepala Desa Jombang Terpesona IKN, Mengunjungi Kota Masa Depan
Gambar atau konten salah?
Jombang – Para kepala desa di Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang, akhirnya memuaskan rasa penasaran mereka tentang Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur setelah mengunjungi kota masa depan tersebut. Mereka terkesan dengan panorama keindahan yang disuguhkan.
Kepala Desa Banjarsari Basyaruddin Saleh adalah salah satu dari sebelas kepala desa yang ikut rombongan ke IKN. Ia menceritakan betapa menakjubkannya kota itu sejak pertama kali tiba.
Perjalanan dimulai di Bandara Internasional IKN. Sesampainya di sana, para kepala desa langsung disuguhkan arsitektur megah bandara. Jalan menuju pusat pemerintahan (KIPP) juga sangat baik, melewati jalan tol yang mulus.
Menurut Basyaruddin, tata kota di IKN sangat rapi dan bersih. Model bangunan modern menciptakan kesan berbeda dibanding kota lain. Penataan lampu jalan menggunakan panel solar membuat tampak bersih tanpa kabel.
"Kalau dari pandangan mata saya sangat kagum melihat arsiteknya. Yang asalnya hutan terus menjadi kota seperti ini," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, 17 Juni 2026.
Rombongan Paguyuban Kepala Desa Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang, menginap di IKN selama dua malam. Selama dua hari, Basyaruddin dan rekan-rekannya mengeksplor semua spot wisata di kompleks IKN.
Destinasi yang dikunjungi meliputi titik nol IKN, Plaza Seremoni, Plaza Bhinneka Tunggal Ika, Masjid Negara, dan halaman Istana Presiden. Panorama keindahan IKN langsung membuat kepala desa tercengang, terutama pada waktu senja. Perpaduan lampu futuristik dan langit IKN menambah pesona kawasan tersebut.
"Semua tempat kami datangi, paling bagus menurut saya di titik nol pas waktu senja. Mulai dari lampu hingga panorama alamnya," kata Basyaruddin.
Paguyuban Kepala Desa ini berangkat ke IKN pada Selasa, 9 Juni. IKN dipilih sebagai tujuan wisata karena rasa penasaran akan keindahannya. Selain itu, rombongan juga ingin mencatat kenang‑kenangan selama masa jabatan kepala desa.
"Tujuannya ya memang ingin tau karena penasaran dengan IKN. Kita kan sama-sama pejabat negaranya masak kita ndak tau istana negara yang baru. Itu ajah gak ada motif lain," tandasnya. (auh/hil)
Perjalanan ini menegaskan bahwa kepala desa di Jombang semakin terbuka terhadap pembangunan kota baru. Mereka tidak hanya mengamati, tetapi juga merasakan langsung bagaimana IKN dirancang dan dipelihara. Rasa penasaran yang awalnya sederhana berubah menjadi pengalaman yang memberi inspirasi bagi mereka untuk terus mendukung pembangunan nasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
