Kepulangan 391 Jemaah Haji Aceh, 1 Meninggal di Tanah Suci
Gambar atau konten salah?
Jemaah haji Aceh yang masuk ke Tanah Suci dalam dua kloter, yaitu Kloter BTJ‑01 dan Kloter BTJ‑02, kini telah kembali ke Tanah Rencong. Pada 16 Juni 2026, 391 orang dari Kloter‑2 tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar sekitar pukul 20.00 WIB. Dari sana, para jemaah dibawa ke Asrama Haji Kelas I Aceh dan tiba di sana pada pukul 22.40 WIB.
Angka 391 ini terbagi menjadi 311 orang asal Aceh Besar, 4 orang asal Banda Aceh, 68 orang asal Sabang, dan 6 petugas. Setelah menunggu, mereka akan mengikuti pelepasan sebelum kembali ke rumah masing-masing. Beberapa jemaah terlihat membawa oleh‑oleh boneka unta yang diikat di tas. Untuk memudahkan keluarga menonton pelepasan, Asrama Haji Aceh menyediakan siaran langsung yang dapat disaksikan lewat televisi di lokasi.
"Satu jemaah kloter 2 satu orang meninggal dunia dan dua orang mutasi keluar. Sedangkan mutasi masuk 3 orang sehingga jumlah jemaah yang pulang 391 orang seperti saat berangkat," kata Ketua PPIH Debarkasi Banda Aceh, Arijal.
Menurut Arijal, total jemaah haji Aceh yang sudah kembali dari kedua kloter mencapai 784 orang. Rinciannya terdiri dari 313 laki‑laki dan 471 perempuan. Kloter BTJ‑01 sudah tiba satu hari sebelumnya. Ia juga menginformasikan bahwa masih ada 1.854 jemaah haji Aceh yang berada di Makkah dan 2.735 yang berada di Madinah. Kloter 2 hingga 14 akan pulang lewat bandara di Madinah.
"Jemaah haji yang meninggal dunia di Tanah Suci 10 orang dan jemaah yang masih dirawat di Arab Saudi 12 orang," ujar Arijal.
Dengan jumlah jemaah yang cukup besar, proses pelepasan dan pengembalian menjadi kegiatan penting bagi masyarakat Aceh. Kegiatan ini menandai akhir perjalanan ibadah bagi para jemaah yang telah menempuh rute panjang dari Indonesia hingga ke Tanah Suci, serta menegaskan pentingnya koordinasi antara pihak berwenang dan keluarga.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
