KOI Hadiri Penghargaan Atlet dan Federasi 9 Mei 2026
Gambar atau konten salah?
Komite Olimpiade Indonesia (KOI) mengadakan acara penghargaan bagi atlet dan federasi olahraga nasional pada 9 Mei 2026. Acara ini berlangsung di tengah rapat anggota KOI di kawasan Senayan, Jakarta.
Ketua Umum KOI, Raja Sapta Oktohari, menegaskan bahwa penghargaan ini tidak sekadar menghargai medali. Ia menekankan peran transformasional para penerima dalam membangun ekosistem olahraga di Indonesia.
“The Game Changer Award adalah bentuk penghormatan kami kepada mereka yang telah memberikan dampak nyata bagi olahraga Indonesia. Ini bukan hanya tentang medali, tetapi tentang dedikasi, konsistensi, dan keberanian untuk mengubah keadaan,” ujar Oktohari.
Penghargaan ini dibagi menjadi 10 kategori yang mencakup:
- Best Combat Sports Athlete
- Best Game Sports Athlete
- Best Precision Sports Athlete
- Best Measurable Sports Athlete
- Best Coach
- The Rising Star
- Best of the Best
- Best Sport Team
- Best National Federation
- Lifetime Achievement
Tim panelis independen, yang sudah bekerja sejak Februari 2026, menyeleksi penerima penghargaan. Panel ini terdiri dari unsur NOC Indonesia dan jurnalis senior, di antaranya Krisna Bayu dan Richard Sam Bera.
Penilaian didasarkan pada prestasi di ajang multievent, kualitas performa dan kontribusi, serta penerapan nilai-nilai olympism, excellence, friendship, dan respect. Untuk kategori pelatih dan federasi, aspek tata kelola dan integritas juga menjadi pertimbangan.
Di kategori Best Combat Sports Athlete, Safira Dwi Meilani dinobatkan sebagai juara. Sementara Janice Tjen meraih penghargaan Best Game Sports Athlete, yang diwakili oleh kedua orang tuanya.
Untuk Best Precision Sports Athlete, Diananda Choirunisa menjadi pemenang. Sedangkan Best Measurable Sports Athlete diambil oleh Martina Ayu Pratiwi, atlet triatlon.
Pelatih terbaik, Muḥammad Dhāʿrāma Raj, menerima penghargaan Best Coach atas kepelatihan Timnas Hoki.
Basral Graito, atlet skateboard, dinobatkan sebagai The Rising Star.
Penghargaan tertinggi, Best of the Best, diberikan kepada Rizki Juniansyah, lifter yang mencetak rekor luar biasa dan berkontribusi pada prestasi Indonesia.
“Penghargaan ini menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus memberikan yang terbaik bagi Indonesia,” ujarnya.
Di kategori tim, Tim Futsal Putra Indonesia dinobatkan sebagai Best Sport Team. Federasi nasional terbaik, Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI), menerima penghargaan Best National Federation.
Penghargaan Lifetime Achievement diberikan kepada almarhum Bob Hasan atas dedikasinya terhadap olahraga nasional.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menyampaikan apresiasi: “Saya mengapresiasi KOI yang memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh olahraga dan para atlet. Karena mereka adalah ujung tombak ketika bendera Merah Putih bisa dikibarkan di dunia. Namun prestasi tidak mungkin tercapai tanpa dukungan para pembina.”
Acara ini menegaskan bahwa penghargaan KOI tidak hanya menghargai kemenangan, tetapi juga dedikasi, konsistensi, dan keberanian untuk mengubah keadaan. Dengan menilai kontribusi secara menyeluruh, KOI berharap dapat memperkuat fondasi olahraga Indonesia di kancah internasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bagnaia Jalani Operasi Lengan saat Libur MotoGP
BKB Rekrut Eks UFC, Incar Ekspansi ke Indonesia
Marc Marquez Yakin Motor 850cc Bisa Lebih Cepat di Sachsenring
Atlet Asian Games 2026 Tinggal di Kapal Pesiar
Veda Ega: Honda Unggul di Tikungan Cepat
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026
