Kontak Hantavirus MV Hondius Di Jakarta Masih Sehat Kemenkes
Gambar atau konten salah?
Andi Saguni, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, mengatakan bahwa kontak erat (KE) warga negara asing (WNA) yang terinfeksi hantavirus MV Hondius di DKI Jakarta masih dalam keadaan sehat. “Sehat banget. Sehat,” ujar Andi Saguni saat ditemui detikcom di sela‑sela kunjungan kerja di Banda Aceh, Jumat 22 Mei 2026.
World Health Organization (WHO) merekomendasikan agar hampir semua orang yang berada di atas kapal MV Hondius dikarantina setidaknya selama enam minggu. Namun, periode ini bisa dipercepat jika pasien atau suspek tidak lagi menunjukkan gejala. Saat ini, KE masih menjalani isolasi mandiri dengan dibantu pemantauan dari RSPI Sulianti Saroso. “Belum (beraktivitas normal). Karantina kan dibatasi ya, sampai betul‑betul nanti, bulan Juni lah, awal bulan Juni baru dia bisa aktivitas normal,” tegas Andi.
KE tersebut kembali ke Indonesia pada 30 April 2026 setelah menempuh perjalanan melalui Zimbabwe dan Qatar. Pada 9 Mei 2026, tim Kemenkes melakukan penjemputan untuk mengevakuasi yang bersangkutan ke RSPI Sulianti Saroso guna pemeriksaan spesimen secara menyeluruh.
WNA ini diketahui bekerja di sebuah perusahaan asing di Indonesia. Dia berada dalam satu hotel yang sama dengan pasien meninggal saat turun di St. Helena pada 24 April 2026. Keduanya juga berada dalam satu penerbangan dari St. Helena menuju Johannesburg, Afrika Selatan.
Situasi ini menyoroti pentingnya pemantauan ketat terhadap kontak erat dan penerapan protokol karantina yang disarankan oleh WHO, sekaligus menegaskan peran Kemenkes dalam mengelola potensi penyebaran penyakit menular di Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
