Kopi, Penyelamat Hati: 3 Cangkir, 300 mg Kafein Turunkan Risiko

Maya K. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 77 dibaca
Bisik.id
Kopi, Penyelamat Hati: 3 Cangkir, 300 mg Kafein Turunkan Risiko

Gambar atau konten salah?

Di Jakarta, kopi sering dipandang hanya sebagai minuman yang memberi tenaga. Namun, pada 22 April 2024, seorang dokter spesialis hati, Abby Philips, menulis bahwa kopi dapat membantu menjaga kesehatan hati bila dikonsumsi dengan benar.

Dr. Abby menjelaskan bahwa kopi termasuk minuman yang didukung oleh bukti ilmiah kuat. Menurut meta‑analisis, minum kopi secara rutin dapat menurunkan risiko fibrosis hati sebesar 35 persen dan hampir 50 persen risiko kanker hati. Manfaat ini tidak hanya tergantung pada seberapa sering minum, tetapi juga pada cara penyajiannya.

Ia menyarankan untuk minum sekitar dua sampai tiga cangkir kopi per hari. Efeknya bersifat dose‑dependent, sehingga minum tiga cangkir atau lebih masih dianggap bermanfaat selama tubuh dapat menoleransinya. Asupan kafein yang direkomendasikan sekitar 300 mg per hari, setara dengan tiga cangkir kopi.

Dari segi bahan, biji kopi Arabica dianggap lebih unggul dibandingkan Robusta. Arabica mengandung lebih banyak polifenol dan asam klorogenik (CGA), yang merupakan antioksidan yang melindungi hati. Tingkat pemanggangan juga memengaruhi kandungan CGA. Pemanggangan sedang (medium) lebih baik karena pemanggangan gelap (dark) dapat mengurangi CGA akibat proses pemanasan.

Teknik penyeduhan juga penting. Rasio kopi dan air yang dianjurkan berkisar antara 1:15 hingga 1:17, dengan suhu air sekitar 92‑96 derajat Celsius. Ukuran gilingan dan waktu penyeduhan juga menjadi faktor. Untuk konsumsi harian, metode filter disarankan. Penggunaan kertas filter membantu menyaring senyawa seperti cafestol dan kahweol yang dapat meningkatkan kadar kolesterol.

Gaya minum juga memengaruhi. Disarankan minum kopi hitam dengan tambahan minimal gula dan krimer. Hindari kopi dengan banyak bahan atau topping pemanis. Dari sisi kandungan, manfaat kopi berasal dari berbagai senyawa aktif. Asam klorogenik membantu mengurangi stres oksidatif dan lemak pada hati. Kafein berperan menghambat aktivasi sel yang dapat menyebabkan fibrosis. Melanoidin dan polifenol berkontribusi mengurangi peradangan.

Meski demikian, minum kopi bukan satu‑satunya faktor penentu kesehatan hati. Ahli gizi Neeraja Mehta menekankan bahwa pola makan, aktivitas fisik, kualitas tidur, tingkat stres, serta konsumsi alkohol tetap berperan penting. Kopi dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat, tetapi tidak menggantikan kebiasaan sehat secara keseluruhan.

Dengan memahami cara minum kopi yang tepat, seseorang dapat memanfaatkan manfaat kesehatan hati tanpa mengorbankan rasa atau kebiasaan. Kombinasi kopi yang diseduh dengan benar, pola makan seimbang, dan gaya hidup aktif dapat menciptakan lingkungan yang mendukung fungsi hati yang optimal.

Kopikesehatan hatiArabicapolifenolasam klorogenikkafeinfilter

Komentar

Memuat komentar...