KPH Lawu Tegaskan Tidak Ada Indikasi Erupsi Gunung Lawu
Gambar atau konten salah?
Unggahan di media sosial menyebut Gunung Lawu menempati urutan nomor 7 sebagai gunung yang akan mengalami erupsi besar dalam waktu dekat viral dan bikin heboh. Menanggapi hal itu, pihak KPH Lawu membeberkan riwayat aktivitas vulkanik Gunung Lawu.
Jumat, 19 Juni 2026, Asisten Perhutani BKPH Lawu Selatan Mulyadi mengungkap bahwa Gunung Lawu pernah erupsi tapi tidak besar. Ratusan tahun lalu,"
Menurut Mulyadi, Gunung Lawu pernah erupsi pada tahun 1885. Dalam riwayat saat erupsi itu, lanjut Mulyadi, tidak ada korban jiwa karena letusan gunung itu berskala kecil dan hanya terdengar suara dentuman. "Erupsi kecil saat itu dalam sejarah tahun 1885 dan hanya kecil terdengar suara dentuman,"
Mulyadi menyampaikan bahwa Gunung Lawu masuk kategori gunung berapi masih aktif dan berstatus tidur. Gunung Lawu yang berada di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah itu memiliki kawah yang beraroma belerang. "Status gunung berapi aktif tapi tidur ratusan tahun terakhir erupsi 1885. Ada kawah juga yang berbau belerang,"
Salah satu kawah Gunung Lawu berada di wilayah Karanganyar, Jawa Tengah, tepatnya di jalur pendakian Cemoro Kandang. "Untuk kawah di wilayah Karanganyar jalur pendakian lewat Cemoro Kandang. Jarak dari pos masuk Cemoro Kandang mungkin sekitar 2 km,"
Sebelumnya, Gunung Lawu menjadi perbincangan di media sosial setelah beredar unggahan yang menyebut gunung tersebut berpotensi mengalami erupsi besar sewaktu-waktu. Dalam unggahan itu disebutkan terdapat indikasi lava naik karena adanya tekanan dari jalur Bojonegoro. Narasi tersebut juga mengaitkan kondisi tersebut dengan tekanan lempeng yang disebut tinggi di wilayah Bojonegoro serta mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Lawu untuk meningkatkan kewaspadaan. Berikut narasi yang beredar dalam unggahan tersebut: "Gunung no 7 yg akan erupsi besar adalah gn Lawu, saat ini ada indikasi lava naik , (chamber ada yg mulai penuh ) ada tekanan dari jalur Bojonegoro (maka bojonegoro salah satu kota yg tinggi tekanan lempeng, erupsi dipetkirakan sangat besar, ya waspada sekitar gn lawu." (auh/dpe)
Informasi ini menegaskan bahwa meski Gunung Lawu masih aktif, belum ada indikasi erupsi besar, dan masyarakat di sekitar wilayah tetap perlu waspada terhadap aktivitas vulkanik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
