Kurban di Idul Adha: Kewajiban atau Sunnah, Ini Syaratnya

Nurul H. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 89 dibaca
Bisik.id
Kurban di Idul Adha: Kewajiban atau Sunnah, Ini Syaratnya

Gambar atau konten salah?

Idul Adha adalah hari besar umat Islam yang dikenal dengan ibadah berkurban. Pada hari itu, banyak orang masih bertanya apakah kurban merupakan kewajiban atau hanya sunnah. Perayaan ini juga disebut Lebaran Haji, yang berakar pada kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.

Dalam kisah tersebut, Nabi Ibrahim diperintahkan menyembelih putranya Nabi Ismail. Karena ketaatan dan keikhlasan mereka, Allah menggantinya dengan seekor kambing. Ibadah ini menjadi simbol pengorbanan dan ketaatan kepada Allah.

Hukum Berkurban dijelaskan dalam buku “Fiqih” oleh Udin Wahyudin dkk. Buku tersebut menyatakan bahwa kurban adalah praktik sunah muakkadah. Artinya, ibadah ini sangat dianjurkan dan mendekati kewajiban.

Namun, beberapa ulama berpendapat bahwa kurban menjadi wajib bagi orang yang mampu secara finansial, sebagaimana dijelaskan dalam Al‑Qur’an dan hadis. Salah satu perintah berkurban tercantum dalam surah Al‑Kausar:

اِنَّآ اَعْطَيْنٰكَ الْكَوْثَرَ
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
Latin: Fa salli li rabbika wanhar
Innaa a'taina kal kauthar.
(QS Al‑Kausar [108]: 1‑2)

Rasulullah SAW juga menegaskan pentingnya ibadah kurban dalam beberapa hadis. Hadis pertama menyebut:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ وَجَدَ سَعَةً فَلَمْ يُضَحٍ فَلَا يَقْرَبَنَّ مُصَلَّانَا.

Artinya: Barang siapa yang mempunyai kemampuan, tetapi ia tidak berkurban, maka janganlah ia mendekati (menghampiri) tempat salat kami. (H R Ahmad dan Ibnu Majah)

Hadis lain juga menyatakan:

أُمِرْتُ بِالنَّحْرِ وَهُوَ سُنَّةٌ لَكُمْ . (رواه الترمذى)

Artinya: Saya disuruh menyembelih kurban dan kurban itu sunah bagi kamu. (H R Tirmizi)

Syarat Berkurban tidak dapat dilakukan sembarangan. Menurut laman Baznas, ada tiga syarat utama bagi orang yang dapat berkurban pada hari raya Idul Adha:

  • Muslim
  • Balig dan Berakal
  • Mampu

1. Muslim – Syarat pertama adalah beragama Islam. Jika seorang non‑muslim menyembelih hewan, ia tidak dapat disebut kurban, melainkan hanya penyembelihan ternak biasa. Namun, sumbangan hewan kurban dari non‑muslim tetap dihitung sebagai sedekah dan mendapat pahala.

2. Balig dan Berakal – Kurban wajib dikerjakan oleh orang yang sudah balig dan berakal. Mereka harus sadar dan memahami syarat serta rukunnya. Anak‑anak dan orang belum balig tidak dibebankan. Begitu pula bagi orang yang tidak berakal, seperti yang sedang mabuk atau gila.

3. Mampu – Yang paling penting adalah kemampuan finansial. Umat Islam tidak dipaksa berkurban jika belum mampu. Jika belum mampu, mereka dapat berkurban secara kolektif sesuai syariat Islam.

Keutamaan Berkurban juga banyak disebutkan. Salah satunya lebih dicintai Allah SWT, sebagaimana dijelaskan dalam hadis At‑Tirmidzi yang memiliki kualitas hadis hasan ghariib:

مَا عَمِلَ أَدَمِيٌّ مِنْ عَمَلِ يَوْمِ النَّحْرِ أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ مِنْ أَهْرَاقِ الدَّامِ. إِنَّهَا لَتَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِقُرُوْنِهَا وَأَشْعَارِهَا وَأَظْلَا فِهَا وَ إِنَّ الدَّامَ لَيَقَعُ مِنَ اللَّهِ بِمَكَانِ قَبْلَ أَنْ يَقَعُ عَلَى الْأَرْضِ فَطَيِّبُوْا بِهَا نَفْسًا.

Artinya: Tidak ada amalan yang diperbuat manusia pada hari raya kurban yang lebih dicintai Allah selain menyembelih hewan. Sesungguhnya hewan kurban itu kelak pada hari kiamat akan datang beserta tanduk‑tanduknya, bulu‑bulu, dan kuku‑kukunya. Sesungguhnya sebelum darah kurban itu mengalir ke tanah, pahalanya telah diterima di sisi Allah. Maka, tenangkanlah jiwa dengan berkurban. (HR al‑Hakim, Ibnu Majah, dan at‑Tirmidzi) (irb/hil)

Keutamaan ini menegaskan bahwa ibadah kurban tidak hanya sekadar ritual, melainkan pengakuan atas ketergantungan manusia kepada Allah. Dengan menyembelih hewan, umat Islam menunjukkan rasa syukur dan kesediaan untuk menanggung pengorbanan demi kebaikan bersama.

Secara keseluruhan, kurban pada Idul Adha memiliki landasan hukum yang kuat dalam Al‑Qur’an, hadis, dan fatwa ulama. Syaratnya jelas: harus muslim, balig, berakal, dan mampu. Keutamaannya pun banyak, menjadikan ibadah ini sebagai bentuk pengabdian yang dihargai oleh Allah. Dengan memahami syarat dan keutamaan ini, umat dapat melaksanakan kurban secara sah dan penuh makna.

Idul Adhakurbansunnahwajibsyaratmuslimmampu

Komentar

Memuat komentar...