Kurkumin Lebih Kuat dari Ginseng, Butuh Standar BPOM
Gambar atau konten salah?
Taruna Ikrar, kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, berbicara tentang potensi herbal dan jamu di Indonesia pada Selasa, 2 Juni 2026. Ia menegaskan bahwa kualitas herbal Indonesia tidak kalah dengan negara lain, contohnya ginseng dari Korea Selatan.
“Ginseng itu kan sebenarnya bagian dari tumbuhan juga. Nah, tentu untuk bersaing, kita punya potensi yang sangat besar,” ujar Taruna ketika ditemui awak media di Kantor BPOM, Jakarta Pusat.
Salah satu senyawa yang ia anggap sangat menjanjikan adalah kurkumin. Senyawa bioaktif alami golongan polifenol ini dapat ditemukan dalam kunyit dan temulawak. Menurutnya, ginseng memiliki potensi sebagai vasodilator atau meningkatkan sirkulasi darah.
“Tapi kurkumin jauh lebih kuat lagi, yang berhubungan dengan potensi antioksidan, selain itu juga vasodilator, dia juga punya potensi yang pengobatan atau anti-inflamasi,” ujar Prof Taruna. Ia menambahkan, “Artinya baru satu poin aja dari kurkumin kita sudah bisa mengalahkan ginseng. Tapi kenapa belum? Karena belum dikelola secara maksimal.”
Taruna mencontohkan banyak jenis jamu yang bisa digunakan sebagai “obat awet muda”. Efek ini dapat didapatkan dari kunyit, jahe, dan temulawak. “Karena kandungan alkaloid yang di dalam apalagi kalau sudah diekstrak, bisa berpotensi, selain anti-inflamasi, ada antioksidan, free‑radikalnya hilang, akhirnya lebih awet dan fresh. Bisa juga dikembangkan untuk pemakaian luar, untuk kosmetik dan sebagainya,” tandasnya.
Secara keseluruhan, Taruna menekankan perlunya standar dan pengelolaan maksimal untuk memanfaatkan potensi herbal Indonesia, sehingga produk-produk alami ini dapat bersaing di pasar global.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
