Labura Bangun Sentra Kuliner Rp 4,2 M, Dimenangkan CV Artahsasta
Gambar atau konten salah?
Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) di Sumatera Utara tengah membangun sebuah Sentra Kuliner. Proyek ini menghabiskan anggaran sebesar Rp 4,2 miliar.
Informasi ini tercantum dalam Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) setempat. Tender proyek ini memiliki kode 10143584000 dan kode RUP 64596556. Tender tersebut dibuat pada 10 Juni 2026.
Proyek ini berada di bawah Dinas Perdagangan dan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah. Pelaksanaannya menggunakan dana dari APBD tahun 2026. Nilai pagu paket pekerjaan ini adalah Rp 4.275.000.000, dan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) juga sebesar Rp 4.275.000.000.
Sebanyak 13 perusahaan sempat mendaftar untuk mengerjakan proyek ini. Namun, tender akhirnya dimenangkan oleh CV. Artahsasta. Perusahaan ini beralamat di Komplek Rajawali Indah, Jl. Murai Batu No C.2, Sei Sikambing B, Kota Medan.
Lokasi pembangunan Sentra Kuliner ini berada di Alun-alun Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Proyek ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk menyediakan fasilitas umum bagi warga.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
