Lalu Lintas Malang H-1 Lebaran: Jalan Lengang, Pasar Padat
Gambar atau konten salah?
Satu hari sebelum Idul Fitri 1447 Hijriah, lalu lintas di Kota Malang terasa lebih sepi. Menurut pengamatan, jalan protokol yang biasanya padat hingga sore ini, kini berjalan lancar.
Di koridor utara, mulai dari Jalan Ahmad Yani hingga Jalan Letjen Sutoyo, arus kendaraan terpantau lancar tanpa hambatan. Kawasan Kayutangan Heritage dan Alun‑Alun Malang, yang sering menjadi titik kumpul warga, terlihat lebih sepi dari kendaraan.
Jalan Gatot Subroto, rute utama menuju Blitar, Lumajang, dan Surabaya, biasanya macet, kini ramai namun tetap lancar. Meskipun jalanan melandai, konsentrasi warga terlihat di pusat perdagangan seperti Pasar Besar Malang dan pusat perbelanjaan lainnya.
Di Jalan Wiromargo, pasar kembang musiman diserbu warga yang mencari bunga ziarah. Cuaca sore di Malang berawan dengan suhu cukup sejuk.
Polresta Malang Kota meluncurkan layanan digital microsite yang dapat diakses lewat ponsel. s.id/Makota2026 menyediakan data lalu lintas real‑time melalui 252 titik CCTV di kota. Kapolresta Malang Kota, Kombes Putu Kholis Aryana, menegaskan bahwa layanan ini membantu masyarakat memilih rute yang paling efektif dan menghindari kepadatan di pusat kota.
Dengan sistem ini, pemudik dan wisatawan dapat memantau kondisi lalu lintas sebelum memulai perjalanan. Layanan ini bertujuan menjaga keamanan dan kenyamanan selama masa libur Lebaran 2026.
Ringkasan: Pada H‑1 Idul Fitri 1447 Hijriah, lalu lintas di Kota Malang lebih lancar dibandingkan biasanya. Rute utama, termasuk Jalan Gatot Subroto dan Jalan Ahmad Yani, berjalan mulus. Polresta Malang Kota menyediakan microsite s.id/Makota2026 untuk memantau lalu lintas secara real‑time, membantu warga menghindari kemacetan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
