Lalu Lintas Tol Jawa Timur Naik 61‑72% Selama Idulfitri
Gambar atau konten salah?
Di Pulau Jawa, khususnya di Jawa Timur, masih terlihat lonjakan lalu lintas di beberapa ruas tol. Peningkatan ini tercatat sejak Hari H hingga H+6 Idulfitri, yakni periode 21-27 Maret 2026.
Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menegaskan bahwa volume kendaraan masih naik. “Sejak Hari H hingga H+6 Idulfitri atau pada 21-27 Maret 2026, tercatat masih terjadi peningkatan volume lalu lintas,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa arus balik masih berlangsung dan tersebar secara bertahap.
Ria mengungkapkan, di Jawa Timur terdapat tiga ruas tol yang masih diminati dan dipadati pengguna jalan, yakni Gerbang Tol (GT) Warugunung, Kejapanan Utama, dan Singosari.
Secara keseluruhan, jumlah kendaraan yang menuju Surabaya mencapai 645.538 unit, sementara kendaraan yang meninggalkan Surabaya tercatat sebanyak 588.580 unit.
Di GT Warugunung, kendaraan menuju Jakarta tercatat 212.887 kendaraan atau naik 61,98 % dari normal 131.426 kendaraan. Sementara arah Surabaya mencapai 240.354 kendaraan atau naik 72,05 % dari normal 139.699 kendaraan, ujar Ria dalam keterangannya, Minggu (29 Maret 2026).
Di GT Kejapanan Utama, sebanyak 261.772 kendaraan menuju Surabaya atau naik 53,12 % dari kondisi normal 170.958 kendaraan. Sedangkan 242.821 kendaraan menuju Malang atau naik 50,96 % dari normal 160.847 kendaraan.
Adapun di GT Singosari, kendaraan menuju Surabaya tercatat sebanyak 143.412 unit atau naik 63,97 % dari normal 87.461 kendaraan. Sementara kendaraan menuju Malang mencapai 132.872 unit atau naik 43,77 % dari normal 92.421 kendaraan.
Ria mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa untuk tetap mengutamakan keselamatan serta merencanakan perjalanan dengan baik. “Pastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik sebelum melakukan perjalanan,” tutupnya.
Data ini menunjukkan bahwa meski sudah mendekati Idulfitri, mobilitas di wilayah Jawa Timur masih tinggi. Pengguna tol diharapkan tetap waspada dan mempersiapkan perjalanan secara matang, guna menghindari kemacetan dan risiko keselamatan di jalan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
