Lamongan Siaga Bencana Kekeringan Musim Kemarau 2026
Gambar atau konten salah?
Lamongan – Pemerintah Kabupaten Lamongan (Pemkab) menegaskan status Siaga Darurat Bencana Kekeringan sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau 2026 yang diprediksi berlangsung panjang. Penetapan status siaga dilakukan setelah BMKG memprediksi kondisi, surat edaran Pemprov Jawa Timur, dan arahan BPBD Jawa Timur agar daerah rawan segera melakukan mitigasi dan kesiapsiagaan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Lamongan, Sugeng Widodo, menjelaskan bahwa musim kemarau di Lamongan diperkirakan mulai berlangsung bertahap sejak 1 April 2026. “Terdapat tujuh kecamatan yang diprediksi memasuki awal musim kemarau pada April dasarian II, yakni Kecamatan Babat, Modo, Kedungpring, Karanggeneng, Laren, Maduran, dan Sekaran. Kemudian Kecamatan Glagah pada April dasarian III, sementara 19 kecamatan lainnya mulai memasuki musim kemarau pada 1 Mei 2026,” kata Sugeng Widodo.
Ia menambahkan bahwa puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada 1 Agustus 2026. Kondisi tersebut membuat Lamongan berpotensi mengalami musim kemarau lebih panjang dibanding tahun sebelumnya. Hasil kaji cepat Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Lamongan menjadi dasar penetapan status siaga kekeringan oleh bupati.
“Dalam rangka kesiapsiagaan bencana kekeringan guna mengantisipasi dan meminimalisir dampak bencana, Bupati Lamongan menetapkan Siaga Bencana Kekeringan dengan Keputusan Bupati,” ujarnya. Sebagai langkah mitigasi, BPBD Lamongan telah mengirim surat kepada OPD terkait, UPT Kehutanan, hingga seluruh camat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau.
BPBD mengimbau masyarakat melakukan penghematan air dan memanen air hujan untuk kebutuhan sehari‑hari. Untuk sektor pertanian, petani diharapkan menyesuaikan pola dan waktu tanam dengan kondisi iklim kering, ungkap Sugeng. Selain itu, pemerintah daerah menyiapkan langkah antisipasi pemenuhan kebutuhan air bersih dengan melibatkan sejumlah stakeholder. Camat diminta mengaktifkan posko siaga bencana dan melaporkan setiap kejadian maupun data warga terdampak.
BPBD Lamongan turut berkoordinasi dengan PDAM terkait kesiapan distribusi air bersih apabila sewaktu‑waktu dibutuhkan masyarakat terdampak kekeringan. Untuk mendukung penanganan darurat, BPBD Lamongan menyiapkan lima armada truk tangki berkapasitas masing-masing 5.000 liter, cadangan air baku bersih sebanyak 150 rit, hingga perlengkapan seperti tandon terpal dan jerigen.
BPBD Lamongan juga terus berkoordinasi dengan BPBD Jawa Timur dan BNPB terkait langkah penanggulangan bencana kekeringan. Sebelumnya, BPBD Lamongan telah menyalurkan bantuan terpal untuk kebutuhan bendungan sungai di Kecamatan Karangbinangun guna membantu pengairan sawah warga. Namun hingga kini, distribusi air bersih belum dilakukan karena belum ada laporan wilayah yang terdampak kekeringan secara langsung.
Distribusi air bersih belum dilaksanakan karena belum ada laporan terdampak, pungkasnya.
Dengan penetapan status siaga ini, pemerintah Lamongan menegaskan komitmen untuk mempersiapkan segala kemungkinan, mengingat prediksi musim kemarau yang lebih panjang dan intens. Langkah-langkah mitigasi, koordinasi lintas lembaga, serta kesiapan logistik menjadi kunci dalam mengurangi dampak kekeringan bagi masyarakat dan sektor pertanian di wilayah tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
