Lapangan Merdeka Medan Jadi Favorit Keluarga Lebaran
Gambar atau konten salah?
Lapangan Merdeka Medan ramai pada hari kedua Lebaran. Area ruang terbuka di pusat kota Medan terlihat penuh sejak pagi hingga siang.
Pengunjung menikmati libur dengan berbagai aktivitas. Orang tua membawa anak bermain playground, sementara yang lain duduk santai menikmati suasana.
Tasya, warga Bekasi, datang karena penasaran setelah melihat keramaian sore sebelumnya. Ia berkata: “Semalam saya lihat ramai di sini, jadi penasaran ingin datang langsung. Ternyata walau pun saya datang pagi tetap seru, apalagi banyak keluarga yang bawa anak-anak juga,” pada Minggu, 22 Maret 2026. Ia menambahkan: “Cocok sih untuk nyantai di sini, lokasinya juga di pusat kota. Jadi mudah akses untuk orang-orang jauh kayak saya,”.
Ina, pengunjung Lampung, singgah bersama anak sebelum melanjutkan perjalanan. Ia mengaku senang melihat perubahan Lapangan Merdeka dibanding kunjungan beberapa tahun lalu. Ia berkata: “Sebelum ke tempat wisata yang lain, pengin singgah ke sini. Dulu saya pernah ke sini, tapi sekarang sudah banyak berubah. Ada tempat bermain anak juga, jadi anak-anak bisa lebih puas bermain,”. Ia juga menambahkan: “Tadi banyak foto-foto juga. Banyak spot yang bagus sekarang. Jadi selain anak-anak main, kami bisa sekalian abadikan momen Lebaran di sini,”.
Artikel ini ditulis oleh Siti Asyaroh, Peserta Program Maganghub Kemnaker (mjy/mjy).
Ringkasan: Lapangan Merdeka Medan menjadi tempat favorit keluarga dan wisatawan selama Lebaran, menawarkan ruang terbuka, playground, dan spot foto menarik, sekaligus mudah diakses di pusat kota.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
