Lapas Blitar Hancurkan 100 Juta Barang Terlarang Sel Sultan
Gambar atau konten salah?
Di Lapas Kelas II B Blitar, petugas menemukan barang-barang tidak sah saat penggeledahan kamar warga binaan. Barang tersebut meliputi speaker, cermin, sendok, gunting, kartu remi, dan korek api. Sejumlah barang bernilai Rp 100 juta terungkap dari sel sultan.
Hari ini kami laksanakan pemusnahan barang - barang yang ditemukan saat penggeledahan, yang dilakukan di seluruh kamar warga binaan. Tujuannya untuk mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi di Lapas Blitar,
kata Kepala Lapas Kelas II B Blitar, Iswandi kepada media, 08 Mei 2026. Iswandi menjelaskan bahwa barang tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar. Dua unit mini speaker, belasan korek api, cermin, dan barang lain dimusnahkan di tempat yang aman.
Semoga kebijakan ini dapat menjadi langkah agar Lapas Blitar bersih. Kami akan selidiki darimana barang - barang ini. Karena barang itu dilarang berada di dalam kamar Lapas,
katanya. Menurutnya, barang-barang itu diduga disimpan oleh warga binaan dan mungkin diselundupkan untuk masuk ke dalam Lapas.
Ada sekitar 15 pegawai, termasuk saya melakukan tes urine. Kemudian sejumlah warga binaan juga kami lakukan tes urine. Dari total 50 orang, hasilnya negative semua. Tentu ini akan kami lakukan secara rutin, untuk menciptakan lingkungan Lapas yang bersih dan bebas dari narkoba,
tandasnya. Langkah ini tidak hanya menegur warga binaan, tetapi juga menegur pegawai. Pemeriksaan urine rutin diharapkan dapat mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan Lapas Blitar.
Keseluruhan tindakan menunjukkan bahwa pihak pengelola Lapas Kelas II B Blitar serius menjaga ketertiban dan mencegah masuknya barang terlarang. Dengan pemusnahan barang dan tes rutin, harapannya Lapas tetap bersih dan aman bagi semua pihak.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
