Lebaran 2026: ASDP Batam Layani 113.591 Penumpang
Gambar atau konten salah?
113.591 penumpang dilayani oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Batam selama periode angkutan Lebaran 2026. Angka ini mencakup seluruh pergerakan di lintasan utama Telaga Punggur‑Tanjung Uban pulang‑pergi (PP).
Data tersebut dikumpulkan dari Posko Angkutan Lebaran sejak H-10 hingga H+8, atau 11 Maret sampai 29 Maret 2026. “Total penumpang yang kami layani mencapai 113.591 orang untuk lintasan Telaga Punggur‑Tanjung Uban PP selama periode angkutan Lebaran tahun ini,” kata Reno, General Manager ASDP Batam, pada 30 Maret 2026.
Reno menjelaskan bahwa 59.236 penumpang berangkat dari Pelabuhan Telaga Punggur, sementara 54.355 penumpang datang dari Pelabuhan Tanjung Uban. Selain penumpang, pergerakan kendaraan juga tinggi dengan total 32.406 unit. Kendaraan didominasi oleh roda dua dan roda empat, menunjukkan dominasi kendaraan pribadi di kalangan masyarakat.
Penumpang dan kendaraan mengalami lonjakan signifikan pada periode H+1 hingga H+3 Lebaran. “Mobilitas masyarakat tahun ini cukup tinggi, terutama pengguna kendaraan pribadi. Ini terlihat dari dominasi penumpang dalam kendaraan,” tambah Reno.
ASDP Batam juga mencatat pergerakan di lintasan jauh. Pada rute Batam‑Mengkapan, jumlah penumpang mencapai 8.492 orang, naik sekitar 34 persen dibanding tahun sebelumnya. Sebaliknya, lintasan Batam‑Kuala Tungkal mencatat 4.825 penumpang, turun sekitar 32 persen dibandingkan tahun lalu. “Untuk lintasan jauh, tren pergerakan bervariasi. Ada yang mengalami peningkatan seperti Mengkapan, namun ada juga yang menurun seperti Kuala Tungkal,” ujarnya.
Secara keseluruhan, Reno memastikan operasional angkutan Lebaran 2026 berjalan lancar. “Alhamdulillah operasional berjalan lancar dan terkendali. Kami terus melakukan evaluasi untuk meningkatkan pelayanan ke depan,” ujarnya.
Dengan melayani lebih dari seratus ribu penumpang dan lebih dari tiga puluh ribu kendaraan, ASDP Batam berhasil menjaga arus lalu lintas selama Lebaran 2026. Puncak arus balik pada hari setelah Lebaran menandai periode paling padat, namun semua rute tetap terkelola dengan baik. Operasional yang terkontrol dan evaluasi berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan layanan ini, menandai pencapaian penting bagi transportasi laut di wilayah Batam.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
