Lebaran Depok 2026: Tradisi Motong Kebo dan Nyedengin Baju

Bambang W. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 102 dibaca
Bisik.id
Lebaran Depok 2026: Tradisi Motong Kebo dan Nyedengin Baju

Gambar atau konten salah?

Pada tanggal 9 Mei 2026, Depok menyambut kembali perayaan Lebaran yang dipenuhi semangat kebersamaan. Acara ini diadakan di Alun‑Alun Timur Grand Depok City (GDC) dan menampilkan pelestarian budaya tradisional Depok.

Penyelenggara berharap acara ini dapat diakui dalam program Karisma Event Nusantara (KEN) yang dikelola oleh Kementerian Pariwisata. Program ini bertujuan menempatkan Lebaran Depok sebagai agenda pariwisata nasional.

Ribuan warga Depok berkumpul, antusias menanti kegiatan utama Motong Kebo Andil & Nyedengin Baju. Kegiatan ini membawa nuansa nostalgia bagi para pengunjung.

Potong Andilan Kebo, motong andil kebo. Jadi orang dulu kalau pengen makan daging setahun sekali di Lebaran itu, ya patungan. Ada 20 orang, 30 orang, dan patungannya bukan seminggu sebelum Lebaran, tapi setahun! Itu namanya Arisan Andilan," ujar Hamzah selaku ketua Acara Lebaran Depok.

Selama setahun itu nyicil, yang 5 perak, yang 10 perak, sampai batas angka yang disepakati untuk 30 orang beli kebo ini berapa jumlahnya. Nah, jadi kita potong besok, kita masak, dan kita makan bersama-sama," tambahnya.

Semangatnya adalah 'Depok Rumah Kita'. Kita cintai kota ini, dan kita lestarikan budaya serta kebiasaan yang biasanya orang‑orang kita dulu laksanakan, salah satunya fesyen era 70‑an," ungkap Supian.

Insyaallah setelah kebersamaan warga ini terbangun, kita akan masuk ke nasional, termasuk tadi Karisma Event Nusantara. Kita berharap ini menjadi kalender wisata. Tahun depan menjadi tahun kedelapan, kita kuatkan barisannya dulu dan kompak dengan masyarakat," tambahnya.

Terkait aspirasi warga yang menginginkan acara serupa digelar di kecamatan lain seperti Cimanggis, Supian menyambut baik masukan tersebut, meski mengakui adanya keterbatasan ruang yang akan didiskusikan lebih lanjut untuk evaluasi tahun depan.

Selain prosesi adat Motong Kebo Andil, acara ini juga dimeriahkan dengan Gambang Kromong, Lomba Hias Tumpeng, Bazar UMKM, hingga Fashion Show yang disebut Nyedengin Baju.

termasuk pakai baju jadulan. Kenapa makna itu? Jadi tahun 70‑an itu orang‑orang Depok kalau Lebaran biasanya pakai bajunya cutbray, baju‑baju jadul. Besok kita jadulan namanya, dan sekalian," jelas Hamzah.

Saya men-support penuh, ini bagian dari pelestarian budaya. Harapan saya, dari tahun ke tahun acara Lebaran Depok ini makin meriah dan memberikan manfaat, terutama jika kita lihat antusiasme UMKM‑nya," ujar Ijaz Konita.

Runtutan kegiatannya seperti rantangan, ngepasin baju (nyedengin baju), dan lain sebagainya itu tidak boleh hilang. Tinggal kita improvisasi pengembangannya saja agar UMKM dan antusiasme masyarakat lebih meningkat lagi," pungkasnya.

Dengan rangkaian tradisi yang disajikan secara modern, Lebaran Depok 2026 menegaskan komitmen kota untuk melestarikan warisan budaya sekaligus mempromosikan potensi pariwisata. Keterlibatan warga, pelaku UMKM, dan pemerintah menandai langkah positif menuju agenda nasional.

Di balik setiap prosesi, para seniman lokal menyiapkan kostum tradisional, sementara pengrajin UMKM menampilkan kerajinan tangan yang terinspirasi dari motif 70‑an. Warga yang datang tidak hanya menonton, tapi juga berpartisipasi dalam workshop singkat, belajar cara membuat hiasan tumpeng atau memintal kain batik. Kegiatan ini mempererat hubungan antar generasi, memastikan warisan budaya tidak hanya dipamerkan, tapi juga dipelajari.

Pemerintah Kota Depok menegaskan komitmen untuk menambah infrastruktur, seperti jalur pejalan kaki di sekitar alun‑alun, serta memfasilitasi transportasi publik yang ramah lingkungan. Rencana jangka panjang mencakup pengembangan aplikasi digital yang menampilkan sejarah setiap tradisi, sehingga wisatawan dapat mengeksplorasi Lebaran Depok secara interaktif. Dengan dukungan ini, kota berharap Lebaran Depok dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memadukan pelestarian budaya dengan inovasi teknologi.

Lebaran DepokMotong Kebo AndilAlun‑Alun Timur GDCUMKMKarisma Event NusantaraPariwisata NasionalBudaya TradisionalInovasi Digital

Komentar

Memuat komentar...