Ledakan Motor Beat di Jalan Panjaitan Probolinggo Selasa
Gambar atau konten salah?
Di Jalan Panjaitan di Kota Probolinggo, warga dan pengendara terkejut ketika ledakan keras mengguncang jalan pada Selasa, 12 Mei 2026 sore. Ledakan itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, tepat di pertigaan menuju Stadion Bayuangga di Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan.
Menurut saksi mata, suara ledakan sangat keras sehingga membuat telinga beberapa orang sakit. Bekasnya terlihat jelas di permukaan aspal, menandakan adanya bahan peledak. Polisi masih belum dapat menentukan jenis pasti benda yang meledak, namun dugaan sementara mengarah pada bondet atau bahan peledak rakitan lainnya.
Pelaku diduga menggunakan sepeda motor Honda Beat berwarna putih. Motor itu melaju dari arah utara ke selatan, dan pengendara mengenakan sarung serta helm. Identitas lengkapnya belum terungkap karena penampilan tersebut.
Salah satu saksi, Aditiya, mengungkapkan, “Tadi ada sepeda motor Beat warna putih, pengendaranya pakai sarung, terus orangnya ngelempar kayak bondet gitu. Asapnya banyak dan suaranya lumayan keras sampai kuping saya sakit.”
Setelah ledakan, pengendara motor langsung memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi ke arah selatan. Menurut Aditiya, beberapa warga yang datang dari arah selatan juga terkejut mendengar suara tersebut.
Tim Inafis Satreskrim Polres Probolinggo Kota tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Mereka mengumpulkan serpihan dan sisa bubuk mesiu yang tertinggal di jalan. Selain itu, petugas akan menelusuri rekaman CCTV di sepanjang Jalan Panjaitan guna mengidentifikasi pelaku pelempar bahan peledak.
Plt Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, menyatakan, “Sekitar pukul 15.00 WIB kami mendapat laporan adanya ledakan di pertigaan Jalan Panjaitan arah Stadion Bayuangga. Setelah kami datang ke lokasi memang terlihat ada bekas ledakan di atas aspal jalan raya. Sampai saat ini masih kami selidiki apakah itu bahan peledak seperti bondet, mercon, atau lainnya.”
Polisi masih menunggu hasil analisis bahan peledak untuk memastikan apakah pelaku sengaja menarget kendaraan tertentu atau hanya membuat teror di jalan raya. Semua bukti, termasuk rekaman CCTV dan sisa bubuk mesiu, sedang diproses untuk mengungkap identitas pelaku.
Ledakan ini menimbulkan ketakutan di kalangan warga dan pedagang di sekitar stadion. Meskipun belum ada korban luka, situasi tetap tegang karena potensi bahaya bahan peledak. Polri terus memantau perkembangan kasus ini sambil menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
