Limbah Medis Jarum Tumpukan Terbuka di Parit Irigasi Malang

Andi B. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 84 dibaca
Bisik.id
Limbah Medis Jarum Tumpukan Terbuka di Parit Irigasi Malang

Gambar atau konten salah?

Di Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, warga menemukan tumpukan limbah medis di saluran irigasi. Tumpukan tersebut berisi jarum suntik yang masih terbungkus plastik, namun beberapa jarum sudah menonjol keluar di saluran. Limbah medis ini diperkirakan terbawa aliran air dari hulu, lalu terjebak di parit yang berbatasan langsung dengan perumahan.

Penemuan ini pertama kali dilaporkan oleh warga yang sedang lewat. Mereka mencurigai ada benda plastik yang hanyut di saluran. Salah satu warga, Dwi Frananto, mengungkapkan keprihatinannya karena lokasi tersebut sering dilalui orang. "Tadi kebetulan lewat jalan ini, terus lihat ada suntikan. Tapi enggak tahu ini bekas dipakai atau belum," ujar Dwi kepada wartawan di tempat.

Dwi menambahkan bahwa keberadaan limbah medis di saluran irigasi sangat tidak wajar. Ia merasa terancam oleh risiko kesehatan, terutama bagi anak-anak yang sering bermain di dekat parit. "Anak-anak kadang bermain di sini, cari ikan. Ini kayaknya kan juga ada ujung jarumnya, jadi cukup berbahaya. Harapannya segera ditindaklanjuti karena setahu saya pembuangan limbah medis ada ketentuannya," sambung Dwi dengan nada cemas.

Setelah laporan warga, pihak kelurahan segera menindaklanjuti. Lurah Bumiayu Mutho Sobirin mengatakan bahwa ia datang ke lokasi setelah menerima kabar. "Kami mendapat laporan dari warga bahwa di irigasi sawah menuju Perumahan Emerald Garden terdapat beberapa alat medis yang seharusnya tidak dibuang di saluran irigasi," tegas Mutho.

Kelurahan Bumiayu menegaskan tidak akan tinggal diam. Koordinasi intensif telah dilakukan dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang untuk mengevakuasi limbah medis dari saluran irigasi aliran air. "Kami sudah melaporkan ke tim DLH dan langsung dilakukan penanganan. Limbah medis itu nantinya diamankan dan dibuang sesuai prosedur dan SOP yang ada," pungkas Mutho.

Sejak saat itu, petugas terkait masih melakukan penyisiran di sepanjang saluran irigasi. Tujuannya memastikan tidak ada limbah medis yang tertinggal, sekaligus menyelidiki asal muasal pembuangan ilegal tersebut. Proses ini berlangsung di pagi hari, ketika aliran air masih rendah, sehingga lebih mudah memeriksa dan mengangkat tumpukan jarum suntik.

Situasi ini menyoroti pentingnya pengelolaan limbah medis yang tepat. Pembuangan sembarangan dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat, terutama di daerah yang dekat dengan perumahan. Penanganan cepat oleh pihak kelurahan dan DLH menunjukkan adanya kesadaran akan dampak lingkungan yang harus diatasi.

limbah medisjarum suntiksaluran irigasiDinas Lingkungan Hiduppembuangan ilegalkeamanan kesehatanPerumahan Emerald Garden

Komentar

Memuat komentar...