Lion Air & Super Air Jet Bagasi Gratis 10kg, 7kg Kabin

Dani L. · 2 min baca · 1 jam lalu · 24 dibaca
Bisik.id
Lion Air & Super Air Jet Bagasi Gratis 10kg, 7kg Kabin

Gambar atau konten salah?

Di media sosial, muncul kabar bahwa Lion Air dan Super Air Jet tidak lagi menyediakan bagasi tercatat gratis. Kabar tersebut menimbulkan kebingungan di kalangan penumpang.

Menanggapi rumor tersebut, Lion Group menegaskan bahwa informasi itu tidak benar. Kedua maskapai tetap memberi fasilitas bagasi tercatat gratis sebesar 10 kilogram dan bagasi kabin 7 kilogram, sesuai ketentuan yang berlaku.

Corporate Communications Strategic Lion Air dan Super Air Jet, Danang Mandala Prihantoro, menjelaskan bahwa setelah evaluasi dan mempertimbangkan kebutuhan pelanggan, Lion Air memutuskan untuk tetap memberikan bagasi tercatat gratis 10 kilogram hingga ada pemberitahuan lebih lanjut. “Dengan demikian, pelanggan Lion Air tetap memperoleh fasilitas bagasi tercatat gratis 10 kilogram dan bagasi kabin 7 kilogram sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Danang.

Perubahan kebijakan ini berlaku bagi pelanggan yang membeli atau menukarkan tiket mulai 17 Juli 2025. Sementara itu, pelanggan yang membeli tiket sebelum tanggal tersebut tetap memperoleh hak bagasi sesuai aturan sebelumnya, yakni 15 kilogram atau 20 kilogram tergantung rute penerbangan.

Menurut Danang, penyesuaian kebijakan bagasi dilakukan seiring perubahan pola perjalanan masyarakat. Kini, lebih banyak orang melakukan perjalanan singkat, bisnis, kunjungan keluarga, atau liburan dengan barang bawaan yang lebih praktis.

“Dengan bagasi yang lebih ringkas, proses check‑in, penanganan bagasi, hingga pengambilan bagasi di bandar udara dapat berlangsung lebih cepat dan efisien,” katanya.

Untuk pelanggan yang membutuhkan kapasitas bagasi lebih besar, Lion Air dan Super Air Jet tetap menyediakan layanan Pre Paid Baggage. Pembelian bagasi tambahan dapat dilakukan sebelum keberangkatan melalui situs resmi maskapai maupun aplikasi BookCabin, dengan tarif lebih hemat dibandingkan pembelian langsung di bandara.

Danang menambahkan, berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 30 Tahun 2021 tentang Standar Pelayanan Minimal Penumpang Angkutan Udara, maskapai berbiaya rendah (Low Cost Carrier) sebenarnya memiliki fleksibilitas untuk menetapkan kebijakan bagasi tercatat, termasuk opsi bagasi 0 kilogram. Namun, kedua maskapai tetap mempertahankan fasilitas bagasi tercatat gratis 10 kilogram sebagai bagian dari komitmen memberikan layanan perjalanan yang nyaman dan terjangkau.

Selain layanan penumpang, Lion Air juga menyediakan layanan kargo bagi pelanggan yang membawa barang dalam jumlah besar, termasuk produk usaha, oleh‑oleh, atau kebutuhan lainnya. Layanan ini mendukung distribusi produk UMKM ke berbagai daerah melalui jaringan penerbangan Lion Group yang luas.

Manajemen kedua maskapai mengimbau masyarakat untuk selalu merujuk pada informasi yang disampaikan melalui saluran resmi perusahaan agar terhindar dari kesalahpahaman dan informasi yang tidak akurat.

Dengan klarifikasi ini, Lion Air dan Super Air Jet memastikan penumpang tetap mendapatkan bagasi tercatat gratis 10 kilogram dan bagasi kabin 7 kilogram sesuai kebijakan yang berlaku saat ini.

Kesimpulannya, meski ada rumor tentang perubahan kebijakan bagasi, Lion Air dan Super Air Jet tetap menjaga fasilitas bagasi gratis 10 kilogram bagi penumpang, sambil menyediakan opsi tambahan bagi yang membutuhkan lebih banyak ruang. Kebijakan ini mencerminkan adaptasi maskapai terhadap pola perjalanan modern dan komitmen terhadap kenyamanan pelanggan.

bagasi tercatat gratisLion AirSuper Air Jetkebijakan bagasipre-paid baggageLow Cost CarrierUMKMPeraturan Menteri Perhubungan

Komentar

Memuat komentar...