Macet Besar di Exit Tol Waru Pagi, Protes Sopir dan Konvoi Bonek
Gambar atau konten salah?
Di 29 April 2026, pada siang hari, lalu lintas di Exit Tol Waru di Sidoarjo terhenti akibat kombinasi dua peristiwa besar.
Pengendara melaporkan antrean kendaraan mengular di sekitar pintu keluar tol menuju Medaeng. Arus lalu lintas tersendat, bahkan kendaraan yang masih berada di dalam tol kesulitan keluar. Itu yang bikin macet kayaknya pintu tol yang arah keluar ke arah Medaeng, yang dari tol keluar juga nggak bisa, ujar salah satu pengendara, Budi.
Jam ini dipicu oleh aksi Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT) yang mengerahkan sekitar 1.500 massa dengan 900 truk. Massa tersebut bermula dari Rusunawa Jemundo, Sidoarjo, menuju Bundaran Waru atau mal CITO sebelum melanjutkan aksi ke sejumlah titik di Surabaya. Dua sasaran utama demonstrasi adalah PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus di Jalan Jagir Wonokromo dan Depo Pertamina di Perak Barat. Pergerakan ratusan truk menuju Surabaya diperkirakan berdampak pada kepadatan di akses masuk kota, termasuk kawasan Waru.
Sebagai tambahan, ribuan Bonek – suporter Persebaya – dijadwalkan menggelar konvoi menyambut kedatangan skuad klub setelah kemenangan 4-0 atas Arema di Stadion I Wayan Dipta, Bali. Konsentrasi massa suporter ini juga memengaruhi arus kendaraan di sejumlah ruas penghubung Surabaya selatan hingga barat.
Gabungan dua agenda besar ini diprediksi menjadi pemicu kepadatan di beberapa titik penting: Bundaran Waru, Jalan Ahmad Yani, Jagir Wonokromo, Perak Barat hingga Jalan Mayjen Sungkono. Pengendara yang hendak melintas di kawasan Waru dan pintu masuk Surabaya diimbau mencari jalur alternatif untuk menghindari kepadatan yang berpotensi meluas.
Otoritas masih mengumpulkan informasi lanjutan terkait kondisi lalu lintas di lapangan. Bagi yang memiliki data penting, dapat menghubungi nomor 0812-1677-7447 untuk melaporkan kejadian.
Keadaan ini menunjukkan bagaimana dua peristiwa besar—protes sopir truk dan konvoi suporter—bisa menimbulkan kemacetan parah di area kritis, memaksa pengendara mencari rute alternatif dan menunggu pembaruan dari pihak berwenang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
