Mahasiswi Tewas Tabrak Truk Masker di Mojokerto
Gambar atau konten salah?
Seorang mahasiswi berusia 20 tahun, Natasyalya Edinda Putri, meninggal dunia setelah sepeda motornya menabrak truk boks yang mengangkut masker. Peristiwa nahas itu terjadi di jalur Alas Kemlagi, Mojokerto, pada Selasa, 07 Juli 2026.
Putri berasal dari Dusun/Desa Cendoro, Kecamatan Dawarblandong. Ia baru saja selesai berbelanja di Kota Mojokerto dan dalam perjalanan pulang. Ia mengendarai sepeda motor Scoopy dengan nomor polisi S 2447 SM, dan membonceng seorang teman.
Motor korban melaju dari arah Kecamatan Kemlagi menuju Mantup, Lamongan. Dari arah berlawanan, datang truk boks bernomor polisi B 93070 VO. Truk itu dikemudikan oleh Heru Santoso (50), warga Desa Mojorejo, Jetis, Mojokerto. Muatan truk adalah masker, dengan tujuan Mojoagung, Jombang.
Agung (30), kernet truk tersebut, menjelaskan kronologi kejadian. Saat melintasi jalan menurun di Alas Kemlagi, tepatnya di Desa Kedungwaru, Kemlagi, truk oleng ke kanan. "Jalannya menurun, posisi muatan berat, truk ini agak ke kanan," kata Agung, warga Desa Badang, Ngoro, Jombang.
Pada saat yang sama, sekitar pukul 12.00 WIB, Putri melaju dengan kecepatan tinggi dari arah berlawanan. Akibatnya, korban beserta sepeda motornya menabrak bagian depan sisi kanan truk. "Motor dari arah berlawanan melaju kencang, menabrak depan sisi kanan," tambah Agung kepada wartawan di lokasi.
Benturan keras itu membuat bumper dan kabin depan truk boks penyok. Putri terseret beberapa meter di kolong depan truk, bersama sepeda motornya. Bagian depan motor korban hancur total.
Korban meninggal dunia di tempat kejadian. Tim evakuasi kemudian memindahkan jasadnya dari kolong truk ke RSUD RA Basoeni, Gedeg, Mojokerto, untuk menjalani visum. Sementara itu, teman yang dibonceng Putri dilarikan ke rumah sakit yang sama karena mengalami sejumlah luka-luka. "Kondisi korban meninggal, yang satunya luka," terang Agung.
Kecelakaan maut di jalur Mojokerto-Lamongan ini kini ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Kota. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari para saksi. Sepeda motor korban disita sebagai barang bukti. Truk boks beserta sopirnya juga diamankan oleh pihak kepolisian.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan di jalan, terutama di jalur menurun dan saat berpapasan dengan kendaraan besar yang membawa muatan berat. Kecepatan tinggi dari kedua arah diduga menjadi faktor utama dalam kecelakaan ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
9.108 Batang Rokok Ilegal Disita di Lamongan
7 Tunanetra Taklukan Trawas, Buktikan Batas Hanya Ilusi
Subandi Desak Delta Tirta Perbaiki Dua PR Besar
Wali Kota Malang Perangi LGBT, Temuan Ratusan Kasus HIV
Kapal Cepat Banyuwangi-Denpasar Berhenti, Sepi Penumpang
Anak Petani Gresik Raih PhD di Australia
Berita Terbaru
Mahasiswi Tewas Tabrak Truk Masker di Mojokerto
44.000 Wisatawan Ditolak Masuk UE oleh Sistem Baru
Penjualan Mobil Nasional Kalah Jauh dari Kapasitas Pabrik
Scaloni Peringatkan tak Ada Favorit di Piala Dunia 2026
BTN Raih Laba Rp1,85 Triliun, Naik 54% hingga Mei 2026
Rupiah Terbang, Rusia Tergelincir 5,5%
