Malang & Batu: Enam Tempat Santai dan Instagramable

Lia N. · 4 min baca · 3 bulan lalu · 99 dibaca
Bisik.id
Malang & Batu: Enam Tempat Santai dan Instagramable

Gambar atau konten salah?

Malang dan sekitarnya menyimpan banyak tempat yang cocok untuk melarikan diri dari hiruk‑huruk kota. Setiap spot menawarkan suasana yang berbeda, mulai dari taman bunga yang luas hingga air terjun hijau yang menenangkan. Berikut adalah enam tempat yang bisa kamu kunjungi untuk menikmati waktu santai, sekaligus menambah konten Instagram.

1. Florawisata San Terra – Taman Bunga 5 Hektare

Florawisata San Terra, yang terletak di Pujon Kidul, menampilkan lebih dari 700 jenis bunga dengan warna‑warna yang memukau. Dari tulip ala Belanda hingga lavender dengan nuansa Korea, semua tersaji dalam satu taman yang sangat estetik. Di sini juga tersedia bianglala 45 meter yang memberi pemandangan 360° pegunungan, mirror maze yang seru, serta area piknik herbal.

Untuk memaksimalkan pengalaman, datanglah di pagi hari. Udara masih sepi dan foto‑foto akan lebih menonjol. Tiket masuk bagi dewasa berkisar antara Rp30.000 – Rp50.000, dan akses mudah dari Batu maupun Malang kota. Florawisata San Terra menjadi pilihan tepat bagi yang ingin menghabiskan akhir pekan dengan suasana taman bunga yang instagramable.

2. Coban Rondo – Air Terjun Setinggi 84 Meter

Coban Rondo menonjol dengan air terjun setinggi 84 meter yang dikelilingi hutan pinus. Suasana sejuk membuat semua beban terasa hilang. Di area ini juga terdapat Taman Labirin yang menjadi atraksi utama. Foto‑foto dari atas labirin sangat menarik.

Setelah menjelajah labirin, kamu bisa berjalan santai beberapa menit menuju air terjun utama. Aktivitas di sini meliputi bermain air, piknik, atau sekadar duduk menikmati suasana. Akses mudah: sekitar 50 menit dari Stasiun Blimbing atau 45 menit dari pusat Malang lewat Jalan Raya Pujon. Biaya ojol berkisar Rp60.000 – Rp120.000, sedangkan parkir hanya Rp4.000 – Rp20.000 tergantung kendaraan.

Jam operasional: weekday hingga 16.30 WIB, weekend hingga 17.00 WIB. Tiket masuk termasuk area labirin dan fasilitas lainnya, dengan harga Rp35.000 – Rp38.000. Untuk pengalaman terbaik, datanglah pagi hari agar udara tetap segar dan spot foto masih sepi.

3. Omah Kayu Batu – Rumah Pohon di Lereng Gunung Banyak

Omah Kayu Batu terletak di lereng Gunung Banyak, menawarkan pemandangan kota Batu dan hamparan hijau. Tempat ini menampilkan rumah‑rumah kayu yang terhubung ke pohon, lengkap dengan teras untuk bersantai atau berfoto. Selain sekadar mampir, kamu juga bisa menginap di sini, karena suasana tenang dan privat.

Di area ini juga ada tempat paralayang, menambah nuansa petualangan. Untuk menikmati golden hour, datanglah pada sore hari. Akses mudah: sekitar 1 jam dari Stasiun Blimbing dengan ongkos Rp70.000 – Rp150.000, atau 20 menit dari pusat Batu lewat Jalan Gunung Banyak. Tiket masuk hanya Rp10.000 per orang. Tempat ini buka setiap hari dari 09.00 hingga 17.00 WIB, namun kafe di area tetap buka sampai malam, memungkinkan kamu menunggu lampu kota menyala.

4. Batu Love Garden – Taman Interaktif 7 Hektare

Batu Love Garden memiliki luas 7 hektare dan menampung lebih dari 600 jenis tanaman. Taman ini dilengkapi mini zoo, kebun hidroponik, kubah kaktus, dan sepeda layang. Setiap spot dirancang tidak hanya cantik tapi juga interaktif.

Weekend menjadi lebih menarik karena diadakan flower parade yang menambah warna dan kehidupan. Akses mudah: sekitar 45 menit dari Stasiun Blimbing dengan ongkos Rp60.000 – Rp120.000, atau 10 menit dari pusat Batu. Buka setiap hari dari 08.30 hingga 16.30 WIB. Tiket masuk mulai Rp55.000 untuk reguler, dan Rp75.000 – Rp110.000 jika ingin mencoba wahana.

5. Concrete Batu – Kafe Industrial dengan Pemandangan Pegunungan

Concrete Batu menawarkan konsep kafe industrial terbuka dengan pemandangan pegunungan dan lampu kota. Suasana siang hari sangat adem, sementara sore hingga malam berubah menjadi cozy dengan lampu kota. Kafe ini juga menyediakan fasilitas lengkap: musholla, toilet, Wi‑Fi, dan area parkir luas meski jalannya sempit.

Jika ingin menambah pengalaman, di musim tertentu kamu bisa memetik jeruk langsung dari pohonnya. Akses mudah: sekitar 50 menit dari Stasiun Blimbing dengan ongkos Rp70.000 – Rp150.000, atau 15–20 menit dari Alun‑Alun Batu. Jam buka: Senin‑Kamis 11.00–20.00 WIB, Jumat mulai 13.00, dan weekend 10.00. Untuk menikmati sunset view, datanglah sore hari. Karena tempat ini populer, weekend sebaiknya dipesan terlebih dahulu.

6. Lapidoth Cafe & Patisserie – Kafe Klasik di Alun‑Alun Malang

Lapidoth Cafe & Patisserie terletak di Jalan Merdeka Selatan No.3, sangat dekat dengan Alun‑Alun Kota Malang. Interior kafe menampilkan gaya klasik Eropa, cocok untuk brunch santai atau ngopi. Menu populer termasuk hazelnut butter coffee creamy, croissant lezat, dan hidangan berat yang menenangkan.

Lokasinya strategis, sehingga mudah ditambahkan ke itinerary sebelum kembali ke kota asal. Kafe ini menjadi tempat yang nyaman untuk ngobrol dan nongkrong lama, sekaligus menambah momen santai sebelum melanjutkan perjalanan. Dengan suasana yang tenang, Lapidoth menjadi pilihan tepat bagi yang mencari tempat nongkrong berbeda di pusat kota.

Setiap tempat di atas menawarkan pengalaman unik, baik untuk bersantai, menikmati alam, maupun menambah konten visual. Dengan harga tiket yang terjangkau dan akses yang mudah, kamu bisa menjelajahi Malang‑Batu tanpa harus menghabiskan banyak biaya. Pilih tempat yang paling sesuai dengan mood kamu, dan nikmati waktu santai yang menyegarkan.

MalangBatutaman bungaair terjunkafeinstagramablepetualanganpemandangan

Komentar

Memuat komentar...