Malioboro Lebaran 2026: Keramaian Berkurang, Pos Siaga

Bambang W. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 89 dibaca
Bisik.id
Malioboro Lebaran 2026: Keramaian Berkurang, Pos Siaga

Gambar atau konten salah?

Malioboro di Yogyakarta pada 21 Maret 2026 terasa berbeda. Keramaian berkurang drastis, dan cerita tentang wisatawan yang “hilang” atau terpisah dari kelompoknya juga menghilang. Jalanan lebih sepi dari biasanya.

Wisatawan biasanya mengucapkan, “Sebelum ke Jogja, harus ke Malioboro.” Sebagai pusat keramaian, Malioboro memang menarik banyak pengunjung. Namun, pada Lebaran kali ini, suasana lebih tenang.

Hari Sabtu, kedua hari Lebaran bagi umat Islam Muhamadiyah dan hari pertama menurut ketentuan pemerintah, menjadi momen sepi. Sebelumnya, Malioboro biasanya dipenuhi pengunjung.

Otoritas daerah membangun Pos Pengamanan (Pam), posko Jogobaran, dan tenda kesehatan di area pejalan kaki. Petugas memantau keluar pos, tetapi sepinya wisatawan membuat aktivitas mereka tidak sesibuk tahun-tahun sebelumnya.

Perwira Pam Titik Nol, F. A Tambun, menegaskan bahwa kali ini Malioboro sangat sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Malam takbiran, yang biasanya terjadi pada Kamis dan Jumat, tetap ramai. Tambun melihat kontingen takbiran berputar di Titik Nol, menarik perhatian banyak wisatawan. Setelah bubar, jalanan kembali sepi.

Tambun belum pertama kali bertugas di pos ini. Pada 2023, ia melayani pos di Malioboro, saat wisatawan terlalu ramai. Ia sering mendengar cerita “wisatawan hilang”, sebenarnya mereka hanya terpisah dari keluarga. Kebanyakan anak kecil berusia SD ke bawah terpisah di titik dekat, tetapi keramaian membuat sulit ditemukan.

Lebaran kali ini, wisatawan yang mampir ke pos biasanya hanya bertanya tentang lokasi, seperti yang terjadi kemarin. Seorang wisatawan dari Jakarta bertanya tentang Pasar Beringharjo.

Satu regu Pam berjaga 24 jam, sehingga mereka bisa memberi saran waktu terbaik untuk mengunjungi Malioboro. Sekarang, sepanjang hari tampak cocok untuk berkunjung.

Pam 2026 di Jogja disiagakan di berbagai titik strategis untuk menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas. Fokus utamanya meliputi area Kota Yogyakarta (Tugu, Malioboro, Titik Nol) dan Kabupaten Sleman (termasuk Monjali dan area perbatasan) dengan layanan terpadu, fasilitas kesehatan, dan bantuan darurat bagi pemudik.

  • Pos Pam Tugu Yogyakarta: Fokus pada lalu lintas area ikonik.
  • Pos Pam Teteg (Malioboro): Berada di area stasiun dan jalan utama Malioboro.
  • Pos Pam Titik Nol Kilometer: Pusat keramaian kota.
  • Pos Pam Stasiun Tugu: Melayani pemudik yang menggunakan moda kereta api.
  • Pos Pam Gembira Loka: Area wisata timur kota.

Secara keseluruhan, Malioboro pada Lebaran 2026 lebih tenang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dengan kepadatan pengunjung yang lebih rendah dan fokus pada keamanan serta layanan kesehatan bagi wisatawan dan pemudik.

YogyakartaMalioboroLebaranPos Pengamananwisatawankeramaiankontingen takbiran

Komentar

Memuat komentar...