Mantan Buruh di Garut Bangkit dengan Usaha Konveksi Rumahan
Gambar atau konten salah?
Di Garut, Jawa Barat, puluhan mantan buruh berusaha bangkit setelah mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Mereka telah membuka usaha konveksi rumahan yang memproduksi garmen untuk beberapa perusahaan. Usaha ini bernama Karirap dan terletak di Jalan Tenjolaya, Kampung Pedes, Garut. Meskipun berada di gang sempit, tempat ini kini menjadi sumber penghidupan bagi sekitar 50 orang, sebagian besar adalah mantan karyawan yang kehilangan pekerjaan.
Andi Gani Nena Wea, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), mengunjungi lokasi tersebut pada tanggal 14 Maret 2026. Ia ingin melihat langsung upaya para pekerja yang berjuang setelah terkena PHK. "Kunjungan ini untuk memberikan contoh kepada pekerja lain yang mengalami PHK agar tetap semangat," ungkap Andi Gani.
Menurutnya, langkah para mantan buruh ini menunjukkan ketahanan mereka meskipun kehilangan pekerjaan. "Ini sesuatu yang luar biasa. Mereka mampu bangkit dan tetap bertahan. KSPSI akan mendukung agar usaha garmen ini terus berkembang," tambahnya.
Andi Gani juga melaporkan keberadaan usaha konveksi ini kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. "Saya sudah sampaikan kepada Pak Kapolri tentang usaha ini. Semoga beliau bisa berkunjung langsung ke Garut untuk melihat perjuangan teman-teman di sini," jelasnya.
Selain dukungan moral, KSPSI juga menyediakan program peningkatan keterampilan bagi pekerja yang terdampak PHK. Salah satu program tersebut adalah pelatihan di bidang teknologi dan pemasaran digital. "Pelatihan ini akan dilakukan di pusat pendidikan dan pelatihan KSPSI di Purwakarta setelah peresmian fasilitas pada bulan Juni mendatang," imbuhnya.
Andi Gani menambahkan bahwa pelatihan digital marketing dan komputer direncanakan dimulai pada bulan Juli. Ia juga mengajak para pekerja yang terdampak PHK untuk tetap bertahan. "Kami tidak akan meninggalkan anggota yang sedang mengalami kesulitan," tuturnya.
Dalam kunjungannya, Andi Gani menyerahkan bantuan uang tunai kepada rumah konveksi Karirap, yang diterima oleh Ketua KSPSI Kabupaten Garut, Andri Hidayatullah. Usaha konveksi Karirap merupakan inisiatif Andri Hidayatullah yang memproduksi pesanan dari beberapa perusahaan garmen di Bandung, Tasikmalaya, Purwakarta, dan Garut. Meskipun masih berskala kecil, usaha ini dapat memberikan pekerjaan bagi puluhan mantan buruh.
Andri juga memastikan bahwa seluruh pekerja di konveksi tersebut telah didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan, termasuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
Keberhasilan usaha konveksi ini menjadi harapan bagi mantan buruh untuk kembali mengais rezeki setelah kehilangan pekerjaan sebelumnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz