Masriah Terbukti Buang Oli di Depan Rumah Wiwik, Sidoarjo

Rudi H. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 88 dibaca
Bisik.id
Masriah Terbukti Buang Oli di Depan Rumah Wiwik, Sidoarjo

Gambar atau konten salah?

Konflik antara Masriah dan tetangganya, Wiwik, di Kabupaten Sidoarjo kembali memuncak. Pada awal tahun 2023, Masriah menjadi viral karena video penyiraman tinja dan air kencing ke rumah Wiwik. Setelah menjalani hukuman kurungan satu bulan, ia kembali terlibat masalah hukum pada Oktober 2023 ketika diduga menghalangi renovasi rumah dan membuang material di sekitar rumah Wiwik. Pihak berwenang tidak dapat menampilkannya di persidangan kedua, sehingga kasus tersebut tidak selesai.

Baru-baru ini, Masriah dikabarkan melakukan aksi serupa. Ia membuang oli dan sampah basi di depan pintu rumah Wiwik. Menantu Wiwik, Mas'ud, mengatakan bahwa aksi tersebut tampaknya dilakukan setelah Masriah kembali ke lingkungan rumahnya setelah beberapa waktu tidak diketahui keberadaannya.

"Kalau dulu yang dibuang tinja dan air kencing, sekarang oli sama sampah yang sudah basi dibuang di depan pintu rumah ibu mertua saya," kata Mas'ud saat ditemui di rumahnya pada 11 Mei 2026.

Mas'ud menilai tumpukan sampah dan cairan oli menimbulkan bau tidak sedap serta mengganggu kenyamanan keluarga dan warga sekitar. "Baunya menyengat, sangat mengganggu. Rumah jadi tidak nyaman ditempati," ujarnya.

Ia mengaku keluarga sudah lama berusaha menahan diri, namun tindakan tersebut terus berulang. Mas'ud berharap pihak berwenang dapat menindak tegas agar masalah tidak terus berlarut-larut. "Kami hanya ingin hidup tenang. Kalau memang melanggar aturan, ya kami berharap ada tindakan tegas," tambahnya.

Sejak kejadian 2023, Masriah sering menjadi sorotan publik. Setelah hukuman kurungan, ia kembali terlibat kasus hukum pada Oktober 2023. Pihak terkait gagal menghadirkan Masriah ke persidangan kedua karena tidak mengetahui keberadaannya. Akibatnya, proses hukum tidak dapat dilanjutkan.

Kini, dugaan pembuangan oli dan sampah kembali memicu keresahan warga sekitar. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Masriah terkait tudingan tersebut. Warga menunggu tindakan tegas dari pihak berwenang untuk mengakhiri konflik yang berkepanjangan ini.

Kasus ini menyoroti pentingnya penegakan hukum yang konsisten dan transparan. Tanpa tindakan tegas, konflik semacam ini dapat terus berlanjut, mengganggu kedamaian dan kenyamanan masyarakat.

MasriahWiwikSidoarjopembuangan olipenyiraman tinjahukuman kurunganpenegakan hukum

Komentar

Memuat komentar...