MBG Kini Boleh Siswa Pilih Menu, BGN Memonitor Selera
Gambar atau konten salah?
Makamn Bergizi Gratis (MBG) kini memberi siswa kesempatan untuk menyesuaikan menu sesuai selera. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan hal ini secara langsung.
Dadan menjelaskan bahwa siswa yang menerima MBG dapat mengusulkan menu kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Saran tersebut akan dikumpulkan dan dilanjutkan oleh SPPG. “Biasanya mereka akan menulis apa yang diinginkan dan pihak SPPG nanti wajib bertanya, menurut apa yang mereka inginkan,” ujarnya.
Evaluasi menu MBG akan dilakukan secara berkala. Fokusnya meliputi tekstur nasi dan jenis makanan yang disukai siswa. “Memang nanti kita cek berapa orang yang tidak suka nasi, itu akan diganti dengan menu yang lain,” tambah Dadan.
SPPG juga akan mencatat preferensi siswa terkait kualitas menu, termasuk tekstur nasi. “Apa yang mungkin dicek, berapa orang yang nasinya lembek, berapa orang yang nasinya keras,” kata Dadan.
BGN berencana memetakan selera siswa terhadap jenis beras dalam menu MBG. Sejauh ini, Dadan menilai antusiasme siswa cukup tinggi. Bahkan, ada siswa yang mulai menyukai sayuran setelah rutin mengikuti program tersebut.
Program ini memberi ruang bagi siswa mengekspresikan preferensi makanan mereka, sekaligus menyesuaikan menu dengan kebutuhan gizi yang lebih personal. Dengan evaluasi rutin, BGN berharap menu MBG dapat terus relevan dan disukai oleh para penerima.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
