MBG Ponorogo Normal 31 Maret, 73 Titik Penyaluran
Gambar atau konten salah?
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ponorogo akan kembali berjalan normal mulai 31 Maret 2026. Sebelumnya, program yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Prabowo Subianto sempat dihentikan sementara selama periode Lebaran. Penghentian distribusi MBG berlangsung sejak 18 Maret hingga 30 Maret 2026 dan didasarkan pada Surat Edaran Badan Gizi Nasional (BGN) Nomor 6 Tahun 2026 tentang penghentian sementara layanan selama Hari Raya Idul Fitri.
Koordinator MBG wilayah Ponorogo, Sheila Amanda, menyatakan bahwa penyaluran terakhir kepada siswa dilakukan sebelum masa libur Lebaran dengan skema khusus. “Distribusi terakhir dilakukan di hari terakhir masuk sekolah. Ada yang masih masuk sampai Sabtu bahkan Senin, jadi kami sesuaikan pembagiannya,” ujar Sheila, Kamis (26/3/2026). Ia menjelaskan bahwa saat ini terdapat 73 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di seluruh wilayah Ponorogo. Seluruh titik itu akan kembali beroperasi normal mulai akhir Maret.
“Mulai 31 Maret kembali seperti biasa, menggunakan sistem ompreng, tidak seperti saat Ramadan kemarin,” jelasnya. Dengan pola itu, makanan yang dibagikan kepada siswa berupa nasi lengkap dengan lauk pauk yang memenuhi standar gizi dan ketentuan kesehatan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas makanan dari dapur penyedia MBG, agar program ini benar-benar memberikan manfaat optimal bagi para penerima.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Ponorogo sebelumnya telah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG. Langkah ini dilakukan menyusul adanya temuan makanan yang dinilai kurang layak di lapangan. Lisdyarita, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, menegaskan pengawasan distribusi akan terus diperketat agar kualitas program tetap terjaga. “Kami terus memantau proses distribusi MBG. Ini program yang baik, jadi harus diterima masyarakat dalam kondisi yang baik pula,” ujar Lisdyarita.
Pemkab berharap, dengan pengawasan yang lebih ketat dan distribusi yang kembali normal, program MBG dapat berjalan optimal serta mendukung pemenuhan gizi para pelajar di Ponorogo. Program ini, yang telah menjadi bagian penting dari kebijakan pemerintah daerah, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan dan pendidikan anak-anak di wilayah tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
